30.4 C
Sidoarjo
Sunday, November 8, 2026
spot_img

Menjaga Anak Bangsa dari Rumah

Suryani Firdaus Adi Wibowo
Di mata Suryani Firdaus Adi Wibowo, ruang domestik bukan sekadar tempat kembali setelah beraktivitas seharian.

Rumah, bagi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pasuruan ini, adalah benteng pertahanan paling awal sekaligus paling tangguh dalam menentukan arah masa depan sebuah daerah.

Dari balik dinding rumah tangga, karakter, mentalitas, hingga ketahanan fisik serta moral generasi muda dibentuk.

Prinsip itu mendasari langkah Suryani saat memimpin konsolidasi ratusan kader PKK dalam agenda Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkotika Tahun 2026 di Ruang Rapat Gedung PKK Kota Pasuruan, Jumat (6/11).

Di hadapan para kader yang didominasi ibu-ibu dari tingkat kecamatan hingga Dasawisma, perempuan yang akrab disapa Bunda Ani ini tidak bicara soal teori pertahanan sosial yang muluk-muluk.

Ia menekankan naluri dasar seorang ibu. Yaitu, soal kepekaan mendengarkan dan keberadaan yang utuh bagi anak-anak di rumah.

“Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga. Ibu memiliki peran strategis dalam mendidik, membimbing, memberikan perhatian, serta menanamkan nilai-nilai positif,” tutur Bunda Ani.

Sebagai istri Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo, Bunda Ani memiliki akses luas untuk menggerakkan mesin birokrasi pembinaan kesejahteraan.

Namun, ia memilih pendekatan yang membumi. Ia memandang posisinya sebagai pendamping kepala daerah bukan sekadar pendamping protokoler, melainkan jembatan sosial untuk menyerap aspirasi dan kecemasan para ibu di Kota Pasuruan.

Berita Terkait :  Intens Datangi Pos Kamling Warga

Ancaman penyalahgunaan narkotika yang menyasar usia muda dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian serius TP PKK Kota Pasuruan.

Dalam pandangan Suryani, godaan zat adiktif sering kali masuk saat anak kehilangan ruang aman dan figur pelindung di dalam rumah.

Oleh karena itu, di sela-sela penguatan program kerja PKK yang mengusung tema “Bersama Kita Bisa Wujudkan Kota Pasuruan Bersinar (Bersih dari Narkoba)”, lulusan magister ilmu komunikasi ini secara khusus menyoroti pentingnya kualitas komunikasi orang tua dan anak.

“Jangan sampai generasi penerus kita terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba karena kurangnya perhatian, pengawasan, maupun pemahaman. Mari kita saling mengingatkan, saling peduli, dan bekerja sama,” jelas perempuan yang juga mengemban amanah sebagai Bunda PAUD Kota Pasuruan tersebut.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari sang suami, H Adi Wibowo, yang hadir langsung dalam sosialisasi tersebut.

Sinergi antara kebijakan eksekutif Pemerintah Kota dan gerakan kemasyarakatan yang dipimpin Bunda Ani menjadi modal penting untuk memastikan program edukasi bahaya narkoba tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka.

Bagi Bunda Ani, kader PKK yang tersebar di setiap rukun tetangga dan rukun warga adalah agen perubahan yang sangat efektif.

Ia mendorong agar setiap kader tidak hanya menjaga keluarganya sendiri, tetapi juga peka terhadap dinamika sosial di lingkungan sekitar.

Dari jaringan Dasawisma, pergerakan edukasi dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Mulai dari deteksi dini perubahan perilaku remaja, penyuluhan kesehatan keluarga, hingga penciptaan kegiatan produktif bagi kaum perempuan.

Berita Terkait :  Khawatirkan Tren Perceraian ASN

Menurutnya, ibu yang berdaya secara ekonomi dan pengetahuan akan menciptakan lingkungan rumah tangga yang stabil dan aman bagi tumbuh kembang anak.

Di tengah kesibukannya mendampingi tugas-tugas Wali Kota dan mengurus organisasi, Bunda Ani tetap konsisten mengusung narasi bahwa perubahan besar sebuah kota selalu dimulai dari unit terkecilnya, yakni keluarga.

“Lewat ketelatenan mendampingi para kader dan keteguhan menjaga nilai-nilai pengasuhan inilah, kami terus merajut ikhtiar kecil dari dalam rumah untuk menjaga masa depan anak bangsa di Kota Pasuruan,” kata Bunda Ani. [hil.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!