31.1 C
Sidoarjo
Sunday, July 12, 2026
spot_img

Mahasiswa Untag Surabaya Dampingi Pelaku UMKM Desa Gedangan Melek Digital


Gresik, Bhirawa – Tim Pengabdian Masyarakat mahasiswa Kelompok R28 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali melanjutkan aksi pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Kali ini, team turun langsung ke pelaku usaha untuk memberikan pelatihan pendaftaran lokasi usaha di Google Maps sekaligus sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pemanfaatan aplikasi desain Canva.

Salah seorang anggota tim Dila Komalasari menjelaskan kegiatan yang dilakukan adalah dengan metode door to door dan menyasar pelaku UMKM yang usahanya belum terdaftar secara digital. Dengan berbekal telepon pintar, mahasiswa mendampingi pemilik usaha langkah demi langkah mulai dari pembuatan akun, pengisian data toko, hingga proses verifikasi titik lokasi agar dapat tampil di pencarian Google Maps.

“Banyak pelaku usaha di sini sebenarnya sudah punya usaha yang jalan dan cukup dikenal warga sekitar, tapi belum muncul kalau dicari lewat Google Maps. Jadi pembeli dari luar desa kadang kesulitan cari lokasinya,” ujar salah satu pelaku UMKM Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu.

Selain pendaftaran Google Maps, mahasiswa juga membagikan buku panduan digitalisasi usaha kepada mitra sebagai referensi yang bisa dipelajari kembali secara mandiri setelah program Pengabdian Masyarakat berakhir. Buku panduan tersebut memuat langkah-langkah praktis seputar pengurusan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS), serta tata cara mendaftarkan usaha di Google Maps.

Berita Terkait :  Wakil Bupati Gresik Lepas 200 Mahasiswa KKN Universitas Gresik, Dorong Hadirkan Solusi Nyata bagi Desa

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Salsabila Ratu Kencana Syaharani, S.Psi., M.Psi., turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang tidak berhenti pada tahap sosialisasi, melainkan melanjutkan dengan pendampingan langsung ke masing-masing pelaku usaha. “Program ini kami rancang bukan sekadar memberi materi, tapi memastikan pelaku UMKM benar-benar bisa mempraktikkannya sendiri. Ketika di lapangan kami menemukan masih banyak yang belum sampai tahap implementasi meski sudah paham materinya, mahasiswa kami sigap menambahkan pendampingan door to door, dan itu menunjukkan kepekaan mereka terhadap kebutuhan mitra,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM Desa Gedangan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki legalitas usaha yang jelas, serta mampu memperluas jangkauan pasar melalui identitas digital yang lebih kuat. Hingga kegiatan ini berlangsung, sejumlah pelaku UMKM di Desa Gedangan telah berhasil didaftarkan pada Google Maps, sementara sebagian lainnya telah menerima sosialisasi dan pendampingan mengenai promosi digital sebagai bekal untuk mengembangkan usahanya secara mandiri. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!