31.7 C
Sidoarjo
Sunday, July 12, 2026
spot_img

KONI Kota Batu Gerakkan Puslatkot Porprov X Jatim

Kota Batu, Bhirawa – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu mengumpulkan para pelatih cabang olah raga (cabor) yang dimiliki. Mereka melakukan kordinasi untuk mempersiapkan Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X Jatim tahun 2027. Pengurus KONI berharap kordinasi yang lebih baik dan semakin masif akan meningkatkan prestasi Kontingen Kota Batu.

Kordinasi para pelatih cabor untuk puslat ini dipimpin langsung Ketua Umum (Ketum) KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi. Ia didampingi Waketum Sumadi, dan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) Sutiono.

“Puslatkot KONI Kota Batu Ring 1 akan dilaksanakan selama 3 bulan, mulai Agustus sampai Oktober 2026. Dan kita meminta masing- masing pelatih cabor untuk memantau progres perkembangan atletnya,” ujar Sentot Ari Wahyudi, Minggu (12/7).

Kepala para pelatih cabor, ketua KONI meminta beberapa syarat administrasi dalam penyelenggaraan puslat. Salah satunya, seorang pelatih puslatkot harus mengantongi sertifikat pelatih. Jika tidak memiliki sertifikat tersebut maka ybs terpaksa tercatat sebagai asisten pelatih.

Selain kesiapan pelatih, KONI Kota Batu juga menuntut kesiapan para atlet di semua cabor yang akan diikuti dalam Porprov X Jatim. Para atlet diminta untuk menjaga kebugaran dan kedisiplinan dalam berlatih.

Dan untuk memastikan kedisiplinan dan keseriusan atletnya, KONI Kota Batu secara masif melakukan Tes VO2Max. Sentot meminta seluruh pelatih untuk memanfaatkan momen tes kebugaran untuk melihat perfoma atletnya masing- masing.

Berita Terkait :  Sifa Raih Emas Pertama Loncat Indah Porprov Jatim IX

Dan dari hasil tes ini nanti, setiap pelatih harus bisa memanfaatkan data base atlet untuk dijadikan pijakan dalan pembinaan atlet yang diproyeksikan menuju Porprov X Jatim 2027.

Diketahui, Tes VO2Max yang telah dilaksanakan KONI Kita Batu ini diikuti 292 atlet dari 30 cabang olahraga. Dan para atlet yang mengikuti tes ini merupakan atlet peraih medali Porprox IX Jatim tahun 2026, dan atau atlet peraih kejurprov tahun sebelumnya.

Sentot Ari menyatakan bahwa pihaknya terus mengawasi perfoma atlet pasca pelaksanaan Porprov IX Jatim tahun 2026. “Kalau ada atlet yang malas berlatih pasca Porprov IX Jatim maka pasti akan kelihatan dalam tes VO2Max,” jelasnya.

Dari data hasil tes ini akan menjadi bahan acuan dan evaluasi dalam menindaklanjuti perkembangan dan kesiapan atletnya. Dengan demikian saat mengikuti Porprov Jatim X tahun 2027, para atlet benar- benar dalam kondisi prima dan siap tanding.

Hanya atlet yang kondisinya siap saja yang bisa mengikuti Puslatkot Batu. KONI Kota Batu berupaya jauh-jauh hari mempersiapkan atletnya untuk berlaga di Porprov X tahun 2027 yang akan dilaksanakan di Surabaya.

“Dengan persiapan lebih awal diharapkan Kontingen Kota Batu bisa mendapatkan hasil maksimal dalam Porprov X tahun 2027,” tandas Sentot. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!