Bangkalan, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memperkuat kualitas basis data masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Non Desil yang digelar di Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan tersedianya data sosial ekonomi yang akurat, mutakhir, dan terpadu sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan serta penyaluran program bantuan kepada masyarakat.
Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program pemerintah sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki. Minggu (12/7/26).
Karena itu, seluruh operator DTSEN di tingkat desa dan kelurahan diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme pemutakhiran data.
“Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap seluruh operator memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme pemutakhiran data sehingga proses pendataan dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Arosbaya, Deden Suprapto, menekankan pentingnya optimalisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai instrumen utama dalam mendukung perencanaan pembangunan dan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.
Menurutnya, data yang akurat akan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat sehingga setiap program pemerintah dapat disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
“DTSEN merupakan instrumen strategis yang menjadi acuan utama dalam memetakan kondisi riil masyarakat. Oleh sebab itu, akurasi dan pemutakhiran data di lapangan harus terus dikawal secara ketat agar seluruh program pembangunan maupun bantuan sosial benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Bangkalan berharap terwujud sinkronisasi data yang lebih baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa.
Dengan demikian, DTSEN dapat menjadi fondasi yang kuat dalam mendukung perencanaan pembangunan, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. [lis.kt]


