28.3 C
Sidoarjo
Tuesday, June 23, 2026
spot_img

Jelang Tahun Ajaran Baru, Dindik Jatim Targetkan Guru Lebih Kompeten dan Kreatif


Dindik Jatim, Bhirawa – Menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027 pada 13 Juli mendatang, Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur menyerukan penguatan kompetensi guru selama masa libur sekolah yang berlangsung mulai 22 Juni hingga 12 Juli 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas pembelajaran semakin meningkat saat murid kembali ke sekolah.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menegaskan terdapat tiga target utama yang harus dicapai pada tahun ajaran baru, yakni guru yang lebih kompeten, lebih kreatif, dan lebih siap menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.

“Murid berlibur untuk mengisi energi, sedangkan guru memanfaatkan waktu untuk memperkuat kompetensi. Saat murid kembali ke sekolah, mereka bertemu guru yang lebih rapi, lebih kreatif, lebih inovatif, dan lebih menginspirasi. Sebab masa depan Jawa Timur ditentukan oleh guru yang terus bertumbuh dan tidak pernah berhenti belajar,” ujar Aries, Selasa (23/6).

Menurutnya, masa libur sekolah bukan sekadar jeda kegiatan belajar mengajar, melainkan momentum strategis untuk meningkatkan kompetensi guru, menyusun perangkat ajar, melakukan refleksi pembelajaran, memperkuat karakter pendidik, serta menyiapkan tahun ajaran baru yang lebih berkualitas.

Aries menjelaskan, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), perubahan karakter belajar siswa, hingga tuntutan metode pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Karena itu, guru dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi.

Berita Terkait :  Siswa USpeak Belajar Budaya Global di Acara Cross Cultural Understanding

“Selama masa persiapan tahun ajaran baru, guru kami minta melakukan pemetaan kemampuan awal siswa melalui tes diagnostik, menyusun program adaptasi peserta didik baru, memperkuat program literasi sekolah, serta menetapkan target capaian pembelajaran,” jabar mantan Pj Wali Kota Batu ini.

Selain itu, Dindik Jatim juga mendorong pelaksanaan pekan refleksi pembelajaran. Dalam kegiatan ini, guru melakukan evaluasi diri terhadap proses pembelajaran selama satu tahun terakhir. Evaluasi tersebut mencakup keberhasilan pembelajaran, tantangan yang dihadapi, materi yang dianggap sulit oleh murid, metode pembelajaran paling efektif, hingga rencana perbaikan pada tahun ajaran berikutnya.

“Hasil refleksi tersebut kemudian dituangkan dalam lembar refleksi guru, rencana perbaikan pembelajaran, dan target peningkatan kualitas belajar murid,” tegas Aries.

Dalam menyiapkan pembelajaran tahun ajaran baru, guru juga diminta menyusun modul ajar, lembar kerja peserta didik (LKPD) yang lebih menarik, bank soal diagnostik, media pembelajaran digital, video pembelajaran pendek, serta proyek pembelajaran kontekstual.

Untuk penguatan kompetensi, Aries menekankan sejumlah topik penting yang perlu dipelajari guru, antara lain deep learning, active learning, project based learning, teaching with AI, serta public speaking bagi guru.

Aries juga menyerukan Gerakan Satu Guru Satu Inovasi. Melalui program ini, setiap guru didorong menghasilkan minimal satu media pembelajaran baru, satu metode mengajar baru, satu video pembelajaran, dan satu proyek pembelajaran.Tak hanya itu, guru juga diminta memanfaatkan masa libur secara produktif melalui kegiatan membaca dan menulis.

Berita Terkait :  Didukung IKA Unair, Wanala Unair Ikuti Ekspedisi 80 Gunung Arjuna

“Buku yang direkomendasikan berkaitan dengan kepemimpinan, pendidikan, motivasi, serta teknologi pembelajaran. Sementara dalam kegiatan menulis, guru didorong mendokumentasikan pengalaman mengajar, kisah inspiratif, maupun inovasi pembelajaran yang telah dilakukan. Sehingga manfaatkan waktu libur sekolah dengan sebaik-baiknya,”terang Aries.

Di sisi lain, Dindik Jatim juga tetap memberlakukan sistem piket untuk mendukung Program SIKAP. Melalui program tersebut, guru bertugas merawat tanaman, perkebunan, hingga perikanan sekolah serta mendokumentasikan perkembangan kegiatan tersebut secara berkala setiap pekan.

Melalui berbagai langkah tersebut, Aries berharap para guru dapat kembali ke sekolah dengan kesiapan yang lebih baik sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan berdampak bagi peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!