28.2 C
Sidoarjo
Monday, August 17, 2026
spot_img

PKK Merdeka Bergerak, Senam dan Lomba Masak Kota Mojokerto Marakkan HUT Ke-81 RI

Pemkot Mojokerto, Bhirawa. – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Mojokerto turut diwarnai kegiatan PKK Merdeka Bergerak: Sehat Badan dan Juara Dapur yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto di Rumah Rakyat, kemarin (14/8).

Kegiatan tersebut diawali dengan senam bersama yang diikuti jajaran TP PKK Kota Mojokerto. Setelah berolahraga, peserta kemudian mengikuti berbagai lomba, di antaranya lomba membuat sambal dan merangkai bumbu masak.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiasi kegiatan yang digelar TP PKK tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga dan lomba memasak tidak hanya menambah semarak peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan soliditas antaranggota PKK.

“Semoga melalui kegiatan ini PKK bisa mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, sekaligus semangat gotong royong yang lebih kuat dalam rangka menyukseskan 10 program pokok PKK yang mendukung program-program Pemerintah Kota Mojokerto, khususnya Panca Cita Kota Mojokerto,” kata Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari.

Selain memperkuat kebersamaan, Ning Ita juga mendorong kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengkampanyekan pola hidup sehat kepada masyarakat. Menurutnya, olahraga dan pola makan sehat memiliki peran penting dalam mencegah penyakit tidak menular (PTM).

Ia menjelaskan, meningkatnya angka kesakitan akibat PTM salah satunya berkaitan dengan pola hidup masyarakat. Karena itu, kebiasaan berolahraga perlu diimbangi dengan konsumsi makanan yang sehat dan seimbang. “Saya titip, kampanyekan untuk masak makanan yang sehat. Makanan yang sehat itu bukan berarti tidak boleh ada tepung-tepungnya, tidak boleh ada goreng-gorengnya. Boleh, tapi konsumsinya harus terbatas,” tegasnya.

Berita Terkait :  Pastikan Kesanggupan, Plt Bupati Tulungagung Tanting 79 Calon Paskibraka

Ning Ita juga mengingatkan masyarakat agar menyesuaikan pola makan dengan usia. Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh mengalami penurunan sehingga asupan makanan dan aktivitas fisik perlu semakin diperhatikan. “Kalau sudah usia di atas 40 tahun, di atas 50 tahun dan seterusnya, metabolisme semakin turun. Kalau mesin tubuh fungsinya menurun tetapi asupan terus dipaksakan, yang terjadi angka kesakitan PTM meningkat,” jelasnya.

Melalui kegiatan PKK Merdeka Bergerak, TP PKK Kota Mojokerto diharapkan terus menjadi penggerak kebiasaan hidup sehat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di lingkungan keluarga dan masyarakat.[oky.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!