28 C
Sidoarjo
Monday, August 17, 2026
spot_img

PKKMB 2026 Unesa Tekankan Karakter Kebangsaan dan Antibullying


Surabaya, Bhirawa – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang dirangkaikan dengan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kampus Unesa 2. Lidah Wetan Surabaya.

Momentum kemerdekaan menjadi pijakan bagi Unesa untuk membentuk mahasiswa baru sebagai generasi muda yang tangguh, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa di tengah ketidakpastian global menuju Indonesia Emas 2045, Senin (17/8).

Rektor Unesa Prof Nurhasan mengatakan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan dan kepedulian terhadap masa depan Indonesia.

“Unesa mempunyai tanggung jawab untuk menjaga sekaligus mewarnai mimpi-mimpi para proklamator agar NKRI tetap utuh. Melalui mahasiswa baru, kita bekali mereka agar tangguh, siap beradaptasi, dan siap berkontribusi,” ujar Cak Hasan, sapaan akrabnya.

Lanjut Prof Nurhasan menjelaskan bahwa PKKMB Unesa tahun ini dilaksanakan secara hybrid, sekitar 4.000 mahasiswa baru mengikuti kegiatan secara langsung di kampus, sementara lebih dari 16.000 mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan secara daring.

Nurhasan mengukapkan selain penguatan karakter dan wawasan kebangsaan, Unesa juga terus mendorong kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan nasional. Salah satunya melalui dukungan terhadap riset komoditas pertanian, khususnya kedelai dan jagung.

“Kami ditugasi tahun ini untuk mendukung dan membantu penelitian kedelai dan jagung, dengan target hasilnya bisa mencapai 3,5 hingga 4 ton per hektar. Kolaborasi antarperguruan tinggi sangat penting di era ketidakpastian ini demi mewujudkan swasembada pangan,” tegasnya.

Berita Terkait :  Mahasiswa Ilmu Komunikasi Optimalkan Instagram SMKN 1 Jetis Mojokerto, Engagement dan Followers Meningkat

Sementara itu, Wakil Rektor I Unesa Prof Martadi menegaskan, pihaknya telah melakukan mitigasi sejak awal untuk mencegah munculnya praktik joki dalam penugasan maupun perundungan terhadap mahasiswa baru selama pelaksanaan PKKMB.

“Kami di Unesa di tahun ini dari awal sudah dilakukan mitigasi agar penugasan mahasiswa betul-betul terkait dengan penyesuaian diri dan adaptasi untuk mendukung perkuliahan,” katanya.

Ia menambahkan, penugasan mahasiswa baru telah disesuaikan dengan kebutuhan adaptasi perkuliahan dan tidak diberikan secara berlebihan, waktu kegiatan PKKMB juga dibatasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 15.00 WIB.

“Untuk pastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif, Unesa menerjunkan Satgas yang melibatkan unsur mahasiswa, dosen, hingga pimpinan fakultas. Seluruh Koordinator Program Studi (Korprodi) dan pimpinan juga diwajibkan melakukan piket serta standby selama kegiatan berlangsung, kami pastikan tidak ada kasus mahasiswa baru merasa dibully, mengalami kelelahan ekstrem, atau beban penugasan yang tidak wajar,” terangnya.

Pengawasan tersebut juga mencakup mahasiswa penyandang disabilitas. Martadi menyampaikan pendampingan dan pemberian tugas dilakukan dengan menyesuaikan kapasitas masing-masing mahasiswa. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!