28 C
Sidoarjo
Thursday, April 23, 2026
spot_img

Guru PAUD Diberdayakan: Isye Adhy Karyono Buka Workshop Pengelolaan ABK di Sekolah Inklusi

Surabaya, Bhirawa

Langkah penting untuk membangun educator yang percaya diri, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (DPD PP PAUD) Provinsi Jawa Timur, Isye Adhy Karyono, secara resmi membuka workshop penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di lingkungan PAUD.

Acara ini digelar di Ruang Hayam Wuruk, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya, pada Kamis (23/4), dengan tujuan membekali guru PAUD di Jawa Timur dengan keterampilan esensial untuk kelas inklusif.

“Bismillahirrahmanirrahim Workshop ini saya nyatakan dibuka,” kata Isye Adhy Karyono.

Sebagai istri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Isye menekankan bahwa inisiatif ini menjawab kebutuhan krusial di sekolah inklusi, di mana anak ABK dan non-ABK belajar berdampingan. Banyak pendidik masih kurang percaya diri dan alat untuk memberikan dukungan yang tepat, sehingga pelatihan terarah menjadi sangat vital.

“Sebagian besar pendidik masih merasa kurang percaya diri karena belum memiliki bekal yang memadai dalam memberikan pendampingan bagi peserta didik mereka yang berkebutuhan khusus,” katanya.

Workshop ini membekali guru dengan strategi deteksi dini, perencanaan pembelajaran adaptif, serta intervensi yang disesuaikan, memastikan anak ABK mendapat kesempatan setara. Isye menekankan pentingnya motivasi internal di kalangan pendidik untuk memajukan pendidikan inklusif sejak usia dini.

“Bagi mereka yang berkebutuhan khusus memang ada treatment treatment atau intervensi khusus yang berbeda, karena ini disatukan dengan yang Non ABK,” ujarnya.

Berita Terkait :  Didatangkan dari Australia, 1.080 Ekor Sapi Perah Diserahkan ke Peternak

Deteksi dini yang tepat membuka jalan bagi treatment efektif yang menggali potensi ABK, sering kali melebihi teman non-ABK mereka dan mendorong perkembangan positif. Isye mendesak persepsi bersama di kalangan staf PAUD tentang pendidikan yang adil.

“Pentingnya treatment yang tepat bagi ABK, lanjut Isye, akan berdampak positif bagi ABK. Namun demikian, sebelum treatment dilakukan dibutuhkan deteksi dini yang tepat sehingga intervensi yang diberikan juga akan sesuai dan berdampak.”

“Persepsi yang sama dari seluruh pengelola dan pendidik di lingkungan PAUD mengenai penanganan ABK bagaimana anak-anak ini mendapatkan pendidikan yang setara dengan anak-anak yang lainnya,” jelasnya.

Ia menyebut kesuksesan Touch Hearth Band sebagai bukti nyata apa yang bisa dicapai melalui dukungan inklusif. Isye mengajak peserta untuk mendalami ilmu yang dibagikan.

“Penampilan luar biasa dari Touch Hearth Band adalah salah satu contoh ABK yang berhasil mendapatkan pendidikan dan treatment yang tepat,” ujarnya.

“Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk menggali pengetahuan tentang penanganan ABK sebanyak-banyaknya dan sungguh-sungguh, semoga bermanfaat dan bisa diimplementasikan di masing-masing yayasan atau sekolah yang saat ini ditangani,” pungkasnya. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!