Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor ATR/BPN Situbondo, Siswoyo bersama Bupati Mas Rio, saat memaparkan sinergitas dan kolaborasi bersama Pemkab kemarin. sawawi/bhirawa
Situbondo, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menerima sedikitnya 100 sertifikat aset dari Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Situbondo. Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis di Pendopo Pate Alos Besuki, Rabu (22/4).
Menurut Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo kunjungan jajaran ATR/BPN menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, terutama dalam penyelesaian persoalan pertanahan di daerah.
“Pemkab Situbondo mendapat kunjungan dari Kepala Kantor ATR/BPN yang baru, Pak Siswoyo. Kami mendiskusikan beberapa hal, termasuk persoalan wakaf masjid, program PTSL, dan aset-aset Pemda,” jelas Mas Rio, sapaan akrabnya.
Mas Rio juga berharap kedepan kolaborasi antara pemerintah daerah dan ATR/BPN dapat terus ditingkatkan, terutama dalam penataan dan legalisasi aset. “Ya, ini semangat baru, energi baru. Mudah-mudahan terus bersinergi dengan baik bersama Pemkab Situbondo,” urai Mas Rio.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor ATR/BPN Situbondo, Siswoyo, menimpali pihaknya saat ini telah menerbitkan 100 sertifikat aset milik Pemkab Situbondo. “Dari 100 sertifikat yang sudah terbit, kami serahkan secara simbolis lima sertifikat kepada Pak Bupati,” aku Siswoyo.
Siswoyo menambahkan pentingnya kolaborasi berkelanjutan, termasuk integrasi data antara pemerintah daerah dan kantor pertanahan guna meningkatkan akurasi dan pelayanan publik di bidang pertanahan.
Selain penyerahan sertifikat aset, aku Siswoyo, ATR/BPN juga menjalankan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Situbondo.
“Tahun ini ada program PTSL di 19 desa dengan target sekitar 6.000 hektare. Kami juga sudah melakukan sosialisasi bersama kejaksaan dan kepolisian,” beber Siswoyo.
Untuk penerbitan sertifikat bagi masyarakat, lanjut Siswoyo, ATR/BPN Situbondo menargetkan sekitar 4.000 sertifikat pada 2026.
“Ya, kami berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, kepala desa dan masyarakat agar program PTSL dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, kami juga berharap program ini bisa berjalan dengan sukses dan lancar” pungkas Siswoyo. awi.wwn


