26 C
Sidoarjo
Wednesday, April 22, 2026
spot_img

Gagal Bertemu Dewan, Giliran Mahasiswa Segel Kantor DPRD Tulungagung

Tulungagung, Bhirawa
Tidak hanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saja yang melakukan penyegelan di sejumlah ruang di Kantor Pemkab Tulungagung, mahasiswa juga melakukan hal yang sama.

Bedanya mahasiswa menyegel ruangan di Kantor DPRD Tulungagung karena kecewa tidak bisa bertemu dengan anggota dewan, Rabu (20/4) sore.

Aji Dwi Laksono, mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN SATU Tulungagung yang bersama belasan mahasiswa lainnya melakukan penyegelan tersebut mengungkapkan penyegelan dilakukan karena kekecewaan mereka pada anggota dewan.

“Kami ingin audiensi dengan dewan terkait peran DPRD sebagai pengawas pemerintahan di Tulungagung, audiensi kok sampai terjadi OTT KPK dua kali,” ujarnya.

Ia menyebut rencana audiensi dengan anggota DPRD Tulungagung pada Rabu (22/4) seperti yang dijanjikan wakil rakyat itu tiba-tiba dibatalkan. Alasannya, semua anggota dewan sedang melakukan naskah akademik ke malang mulai Senin (20/4) sampai Jumat (24/4).

“Padahal kami sudah berkirim surat untuk audiensi pada Senin (20/4) dan Selasa (21/4). Tetapi kemudian bergeser ke Rabu (22/4) dan Kamis, karena Ketua DPRD keluar kota dan naskah akademik,” paparnya.

Aji Dwi Laksono juga menyatakan kekesalannya karena seluruh anggota dewan melakukan kegiatan naskah akademik tanpa menyisakan satu orang pun di kantor DPRD Tulungagung.

“Harusnya kan ada anggota dewan yang menerima kalau ada yang akan menyampaikan aspirasi,” tandasnya.

Mahasiswa yang tergabung dalam Dema Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN SATU Tulungagung itu melakukan penyegelan satu ruangan di Kantor DPRD Tulungagung. Yakni Ruang Aspirasi yang biasaya menjadi tempat perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi.

Berita Terkait :  Bupati Mojokerto Lakukan Monev Ringankan Beban Warga Prasejahtera dan Disabilitas

Mereka menyegel pintu depan Ruang Aspirasi. Sedang pintu belakang yang bersebelahan dengan taman tidak disegel.

Sementara itu, Kasubag TU dan Kepegawaian Sekretariat DPRD Tulungagung, Sunu Wijayanto, menganggapi penyegelan Ruang Aspirasi oleh mahasiswa menyatakan dewan tidak menolak penyampaian aspirasi dari mahasiswa.

“Namun karena ada perubahan agenda yang mendadak, jadwal audiensi dengan mahasiswa menjadi tertunda,” katanya.

Ia menyebut akan berkoordinasi dengan Komisi A dan Bagian Persidangan terkait penjadwalan ulang audiensi dengan mahasiswa. Dan memperkirakan pada pekan depan sudah bisa terlaksana.

Sebelumnya, Sunu Wijayanto mengakui jika seluruh anggota dewan sedang melakukan naskah akademik di Malang. “Semua komisi dari Komisi A, Komisi B, Komisi C dan Komisi D,” ucapnya. [wed.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!