28.3 C
Sidoarjo
Tuesday, June 23, 2026
spot_img

Dosen Unair Sorot Pentingnya Kesehatan Reproduksi bagi Remaja


Surabaya, Bhirawa – Kesehatan reproduksi harus menjadi perhatikan sejak usia remaja. Kesehatan reproduksi perlu diperhatikan sejak dini karena menjadi dasar bagi kualitas kesehatan pada masa mendatang.

Karenanya peran bidan dalam pendampingan kesehatan reproduksi wanita sangat dibutuhkan. Hal ini disampaikan oleh Dosen Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Airlangga (Unair), Dr Wahyul Anis SKeb Bd MKes bertepatan dengan Hari Bidan Nasional.

“Bidan merupakan profesi kesehatan yang berperan dalam kesehatan perempuan sepanjang siklus hidupnya, termasuk pada masa remaja. Oleh karena itu, edukasi kesehatan reproduksi menjadi bagian penting dari peran bidan,” ujarnya, Selasa (23/6).

Ia menilai generasi muda memiliki kemudahan dalam akses informasi melalui internet dan media sosial. Namun ia juga menekankan bahwa informasi tersebut perlu dipilih dengan baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Menurutnya, berbagai persoalan kesehatan reproduksi yang muncul saat ini banyak dipengaruhi oleh perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan tidak direncanakan. Selain itu, pola hidup yang kurang sehat, seperti tingginya konsumsi makanan cepat saji, turut menjadi perhatian.

“Jika calon ibu memiliki gaya hidup yang kurang sehat kemudian mengalami obesitas, maka risiko hipertensi dalam kehamilan akan meningkat. Kondisi tersebut dapat menyebabkan komplikasi seperti kejang, perdarahan, hingga gangguan pertumbuhan janin,” jelasnya.

Wahyul juga menjelaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi sebaiknya diberikan sejak remaja menjelang pubertas. Namun, upaya tersebut menghadapi tantangan yakni kesehatan reproduksi kerap dianggap sebagai topik yang tabu di sebagian masyarakat.

Berita Terkait :  Tanah Bergerak di Sukabumi Longsor, Peneliti Sebut Akibat Faktor Perubahan Penggunaan Lahan

Untuk mengatasi hal tersebut, ia menyarankan pendekatan melalui teman sebaya dapat menjadi strategi yang efektif. Selain itu, edukasi perlu dilakukan secara bertahap dengan bahasa yang mudah dipahami agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

Ia berpesan kepada generasi muda untuk menerapkan gaya hidup sehat dan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. “Jaga kesehatan dirimu dan kesehatan reproduksimu. Perempuan yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat pula,” pungkasnya. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!