Gresik, Bhirawa — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gresik tak hanya diwarnai lomba konvensional. Para peternak di Balai Ternak BAZNAS, Kelompok Ternak Mekar Sari, Dusun Srembi, Desa Krembangan, Kecamatan Kebomas, memilih cara yang berbeda dan unik, yakni menggelar ajang Domba Run 1K.
Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian lomba kemerdekaan di lingkungan balai ternak tersebut. Sebanyak 38 domba telah terdaftar untuk ambil bagian dalam ajang yang memadukan hiburan, kreativitas, sekaligus promosi potensi peternakan domba lokal.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhamad Mujib, menyampaikan bahwa Domba Run merupakan inisiatif kelompok ternak untuk memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan antarpeternak.
“Domba Run adalah inisiatif dari kelompok ternak Balai Ternak BAZNAS dalam rangka memperingati HUT RI ke-81. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan dan mempererat paguyuban sesama peternak,” ujarnya.
Dalam ajang ini, para peternak akan berlari bersama dombanya sejauh sekitar satu kilometer menyusuri kawasan Krembangan. Bukan sekadar adu cepat, peserta juga dituntut tampil kreatif dengan mengenakan kostum unik bersama domba masing-masing.
Sebelumnya, berbagai perlombaan telah digelar, mulai dari lomba kebersihan kandang individu dan kelompok, lomba yel-yel antarpeternak, hingga pemilihan peternak dan domba terunik. Penilaian domba yang bersih dan sehat juga menjadi bagian penting untuk mendorong penerapan pola pemeliharaan ternak yang lebih baik. Panitia pun menyiapkan hadiah utama berupa tiga ekor domba bagi para pemenang.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Eko Anindito Putro, menyebut antusiasme peserta cukup tinggi. Hingga Rabu (19/8), tercatat 38 domba siap mengikuti ajang tersebut. Kegiatan ini memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Domba Run dan fashion show menjadi media untuk mengenalkan potensi peternakan domba Gresik kepada masyarakat luas.
“Domba Run 1K dan fashion show ini bukan sekadar hiburan meriah dalam rangka HUT ke-81 RI. Melainkan sarana promosi strategis. Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Kabupaten Gresik memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya domba berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasaran,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Gresik, drh. Viki Mustofa, menambahkan bahwa momentum kemerdekaan juga dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi para peternak. Materi mengenai manajemen pemeliharaan dan kesehatan hewan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
“Kami juga mengedukasi para peternak tentang pentingnya manajemen pemeliharaan dan kesehatan hewan. Harapannya, peternak lokal semakin termotivasi menghasilkan produk ternak yang sehat, unggul, dan bernilai ekonomis tinggi,” ujarnya.
Domba Run 1K diharapkan tak berhenti sebagai tontonan unik perayaan kemerdekaan. Di balik domba yang berlari dan kostum penuh warna, kegiatan ini membawa pesan yang lebih serius: memperkuat komunitas peternak sekaligus mengangkat potensi ekonomi peternakan Gresik agar semakin dikenal masyarakat. [kim.kt]



