Pemkab Sidoarjo, Bhirawa
Bupati Karangasem, Bali, I Gusti Putu Parwata , Jum at (8/5) kemarin, mengatakan dirinya datang ke Kabupaten Sidoarjo karena diakui banyak kemajuan yang dicapai. Khususnya dalam kemandirian fiskal, yakni dalam pengelolaan pendapatan daerah dan pemanfaatan teknologi pemerintahan.
“Di tengah adanya pengurangan TKD. dari Pusat, kami ingin belajar langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam meningkatkan pendapatan daerah,” komentarnya saat mengadakan pertemuan dengan Bupati Sidoarjo Subandi, di pendopo delta wibawa Sidoarjo.
Dirinya ingin mencari strategi dan inovasi, karena saat ini belanja pegawai di tempatnya sudah 46 persen. Padahal sesuai ketentuan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD.
Dirinya juga melihat adanya peluang kolaborasi antar daerah, termasuk pengembangan potensi pariwisata. Menurutnya, sinergi tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat perekonomian antar daerah.
Bupati Subandi pada kesempatan itu didampingi Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sidoarjo, Ainur Rahman dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo, Eri Sudewo.
Subandi menjelaskan bahwa upaya peningkatan PAD di Kabupaten Sidoarjo tidak hanya mengandalkan kawasan industri yang ada, namun uga didukung penguatan sistem digital dan pengawasan berbasis teknologi.
Menurutnya, teknologi menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah. Saat ini Pemkab Sidoarjo tengah mengembangkan sistem data warehouse yang terintegrasi dengan seluruh OPD.
Untuk mengetahui perkembangan pendapatan setiap triwulan, Kabupaten Sidoarjo memiliki dashboard, untuk mengetahui perkembangan pendapatan.
Dengan sistem non tunai, semua transaksi dapat dipantau sehingga tidak ada celah retribusi yang melanggar. Melalui penguatan sistem digital, koordinasi lintas OPD, serta sinergi dengan DPRD maupun perluasan mitra, peningkatan PAD Kabupaten Sidoarjo dapat terus dioptimalkan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat.
Ditambahkan, Pemkab Sidoarjo juga terus memperkuat kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melakukan efisiensi anggaran. [kus.dre]


