Bondowoso, Bhirawa – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid meminta para Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah yang baru dilantik menjadikan amanah jabatan sebagai momentum untuk mendorong perubahan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bondowoso, Kamis (13/8).
Pesan tersebut disampaikan Bupati dalam pelantikan dan mutasi sejumlah Pengawas Sekolah serta Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Menurutnya, pergantian jabatan bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan mutu pendidikan.
Bupati menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Karena itu, Kepala Sekolah memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan transformasi pendidikan berjalan nyata di satuan pendidikan.
“Pelantikan, mutasi, dan promosi yang dilaksanakan hari ini bukan sekadar rotasi administratif atau seremoni formalitas semata. Ini adalah bentuk kepercayaan, penyegaran organisasi, serta amanah besar yang dititipkan oleh pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, Kepala Sekolah tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif. Mereka harus mampu tampil sebagai pemimpin pembelajaran, inovator, sekaligus penggerak peningkatan mutu pendidikan.
“Jadilah pemimpin pembelajaran dan pengawal mutu. Dorong guru-guru untuk terus berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta fokus pada peningkatan mutu pembelajaran dan tumbuh kembang peserta didik,” pesannya.
Bupati Hamid juga meminta Kepala Sekolah memastikan lingkungan pendidikan menjadi ruang yang aman, inklusif, dan berkarakter. Sekolah, kata dia, harus terbebas dari perundungan, kekerasan fisik maupun verbal, serta berbagai bentuk diskriminasi.
Tak kalah penting, pengelolaan anggaran sekolah, termasuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), harus dilakukan secara transparan dan akuntabel serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dijelaskannya bahwa penempatan para Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah dalam pelantikan tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Pengusulan telah melalui serangkaian tahapan administrasi dan pemetaan.
Proses tersebut mencakup Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SI ASN), Sistem KSPSTK, verifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga proses melalui sistem i-MUT BKPSDM.
Dalam prosesnya, pemerintah mempertimbangkan kebutuhan satuan pendidikan, kualifikasi, kompetensi, rekam jejak, administrasi kepegawaian, hingga kesesuaian calon dengan kebutuhan organisasi.
Karena itu, Bupati Hamid meminta para pejabat yang mendapat mutasi maupun promosi mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan kinerja nyata. Bagi Kepala Sekolah yang mendapat mutasi, tempat tugas baru diharapkan menjadi ruang untuk membawa energi dan gagasan segar. Sedangkan bagi mereka yang mendapat promosi, jabatan tersebut harus dibuktikan melalui prestasi dan peningkatan kinerja.
“Jadikan tempat tugas yang baru sebagai ladang pengabdian dan penyegaran ide-ide baru. Bagi yang menerima promosi, buktikan bahwa kepercayaan yang diberikan dijawab dengan prestasi kerja yang nyata,” tegas Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid.
Dalam kesempatan itu, Ia juga mengingatkan bahwa peningkatan mutu pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Dibutuhkan kolaborasi antara satuan pendidikan, komite sekolah, orang tua, pemerintah desa atau kelurahan, dunia usaha, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Penguatan kompetensi Kepala Sekolah juga menjadi perhatian. Bagi Kepala Sekolah yang belum memiliki sertifikat diklat Kepala Sekolah, pemerintah akan memberikan kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Lora Hamid sapaan karibnya berharap para Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing, membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran.
Tak lupa Bupati Hamid mengajak seluruh insan pendidikan di Bondowoso menyatukan langkah untuk membangun sistem pendidikan yang semakin berkualitas, aman, inklusif, dan berkarakter.
“Selamat dan sukses kepada seluruh Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah yang dilantik. Selamat bertugas dan mengabdi di tempat penugasan yang baru,” pungkasnya. [san.wwn]


