Aktifitas salah satu dari 93 Sekolah Rakyat sudah beroperasi yang dibangun Kementerian PU,
Jakarta, Bhirawa. – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dengan memperluas pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga sejumlah sarana dan prasarana yang layak secara gratis.
“Kita juga membangun sekolah rakyat. Sekolah berasrama untuk anak-anak dari keluarga yang paling tidak berdaya dengan ruang kelas, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman,” kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 93 Sekolah Rakyat permanen dan 182 Sekolah Rakyat rintisan telah dibangun. Ke depan, pemerintah menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki Sekolah Rakyat.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Hingga 12 Agustus 2026, Kementerian PU telah membangun 93 Sekolah Rakyat Tahap II atau Sekolah Rakyat Permanen.
Dari jumlah tersebut, 30 diantaranya telah selesai dengan progres 100 persen. Sementara sisanya dalam tahap penyelesaian akhir dan sebagian besar telah difungsionalkan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Pembangunan sekolah terintegrasi ini turut menyerap 50.560 tenaga kerja.
Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memuliakan anak-anak dari keluarga prasejahtera. Menurut Menteri Dody, Program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan menjadi salah satu kunci memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Kemegahan salah satu dari 93 sekolah rakyat yang dibangun Kementerian PU.
“Secara keseluruhan, dari Sabang sampai Merauke, mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa disekolahkan di sini. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan. Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera,” tegasnya.
Kawasan Sekolah Rakyat ini dilengkapi berbagai fasilitas modern, mulai dari gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, ruang laboratorium, rusun guru, gedung serbaguna, masjid, guest house, kantin, dapur beserta instalasi pengolahan limbah, hingga instalasi air bersih. Untuk menunjang keamanan dan aktivitas siswa, kawasan sekolah juga dilengkapi sistem CCTV, lapangan upacara, serta fasilitas olahraga berupa lapangan sepak bola atau mini soccer dan basket. [ira hel].


