Kab. Probolinggo, Bhirawa – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum memastikan waktu pembukaan kembali kawasan Kaldera Bromo pascakebakaran. Keputusan pembukaan masih menunggu rekomendasi dari Satgas Penanganan Karhutla.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pengendalian dan evaluasi Satgas yang menangani operasi pemadaman di lapangan.
“Memang pastinya kita masih menunggu informasi dari Satgas yang memang dipercaya untuk mengendalikan operasi pemadaman ini,” ujar Rudijanta.
Menurutnya, setelah mendapatkan rekomendasi dari Satgas, TNBTS masih akan memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebelum kawasan dibuka kembali.
“Kalau dari Satgas sudah, kita pastinya juga akan memastikan lagi sarana prasarananya apakah memang ada yang tidak siap. Kita siapkan dulu,” jelasnya.
Rudijanta menambahkan, keputusan mengenai pembukaan kawasan nantinya akan diumumkan oleh Menteri Kehutanan.
Sementara itu, Satgas menyebut kondisi di wilayah Kabupaten Probolinggo saat ini aman dan terkendali. Namun, masih ditemukan satu titik asap di kawasan dengan medan yang cukup sulit.
Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan mengatakan, evaluasi kondisi kawasan dilakukan secara berkala. Apabila hasil pemantauan menunjukkan kondisi sudah aman, rekomendasi pembukaan dapat diberikan.
“Setiap sore kita akan memetakan data wilayah yang terdampak. Apabila tidak ada dan hasil evaluasi menunjukkan aman, melalui pertimbangan bersama nanti kita akan buka,” katanya.
TNBTS sebelumnya juga mencatat sekitar 3.000 pengunjung yang telah melakukan pemesanan untuk periode 9 hingga 15 Agustus terdampak penutupan kawasan. Para pengunjung tersebut diberikan pilihan untuk melakukan reschedule maupun refund. [fir.kt]


