Pemprov Jatim, Bhirawa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus mengoptimalkan edukasi kebencanaan bagi pelajar melalui berbagai metode interaktif. Hal ini terlihat dalam kegiatan kunjungan siswa dari Kelompok Belajar dan Rumah Quran At-Tabiin Pandaan. Sebanyak 87 siswa dari kelas 1 hingga kelas 5 mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari agenda outing class rutin sekolah.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif di lingkungan BPBD Jatim, dengan rangkaian edukasi mulai dari pengenalan jenis bencana hingga simulasi evakuasi gempa bumi dan tsunami.
Disini para siswa diajak mengikuti simulasi di area Tenpina, termasuk mencoba langsung simulator gempa bumi. Edukasi kemudian dilanjutkan di area Mini Zoo serta Taman Baca Tangguh Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD Jatim.
Di Taman Baca Tangguh, siswa dikenalkan pada literasi kebencanaan melalui buku, video, hingga metode story telling atau mendongeng, sehingga materi lebih mudah dipahami anak-anak.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Deni Kiki Melia Tamara, mengatakan kunjungan edukasi dilakukan rutin hampir setiap hari untuk publik terutama jenjang sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga perguruan tinggi.
“Harapannya ke depan semakin banyak sekolah yang memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan pemahaman kebencanaan sejak dini,” ujarnya.
Salah satu rombongan yang berkunjung berasal dari Kelompok Belajar dan Rumah Quran At-Tabiin Pandaan. Sebanyak 87 siswa dari kelas 1 hingga kelas 5 mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari agenda outing class rutin sekolah.
Guru wali kelas 4, Mufida Mulyanti, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memberikan pemahaman nyata kepada siswa terkait penanggulangan bencana.
“Anak-anak tidak hanya tahu secara teori, tapi juga praktik langsung melalui simulasi. Ini penting agar mereka tidak panik dan tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi fasilitas dan pelayanan yang diberikan BPBD Jatim selama kegiatan berlangsung.
.
“Masyaallah, anak-anak sangat senang. Selain edukatif, tempatnya juga ramah anak, ada simulasi, area bermain, bahkan mini zoo. Pelayanannya juga sangat baik,” tambahnya.
Senada, Yuniawati, wali kelas 1, menyebut kegiatan ini membantu siswa memahami tanda-tanda bencana, penggunaan sirene, hingga pengelolaan emosi saat kondisi darurat.
Melalui kegiatan ini, BPBD Jatim berharap kesadaran dan kesiapsiagaan bencana dapat ditanamkan sejak dini, sehingga generasi muda lebih tangguh menghadapi potensi bencana di masa depan. [fir.kt]



Layanan Halo BCA tersedia melalui +62(08137753549 layanan ini aktif 24 jam sehari 7 hari dalam seminggu, membantu semua jenis kendalah anda +62)08137753549] WhatsApp BCA ini untuk berbagi informasi dan kebutuhan perbankan selama 24 jam.
Layanan Halo BCA tersedia melalui +62(08137753549 layanan ini aktif 24 jam sehari 7 hari dalam seminggu, membantu semua jenis kendalah anda +62)08137753549] WhatsApp BCA ini untuk berbagi informasi dan kebutuhan perbankan selama 24 jam.
Layanan Halo BCA tersedia melalui +62(08137753549 layanan ini aktif 24 jam sehari 7 hari dalam seminggu, membantu semua jenis kendalah anda +62)08137753549] WhatsApp BCA ini untuk berbagi informasi dan kebutuhan perbankan selama 24 jam.