Sidoarjo, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah melalui acara Bazar Ramadan 2026. Bertempat di GOR Sidoarjo, acara ini resmi dibuka pada Sabtu (7/3) dan akan dilaksanakan selama delapan hari ke depan hingga tanggal 15 Maret 2026.
Happy Setianingsih, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Sidoarjo, menyatakan bahwa puluhan stan UMKM yang dihadirkan dalam Bazar Ramadan kali ini menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan pendapatan para pelaku usaha Kabupaten Sidoarjo di tengah ketidakstabilan keadaan ekonomi saat ini.
“Kita ketahui bersama bahwa kondisi ekonomi kita saat ini sedang tidak baik-baik saja, harapannya dengan kegiatan ini bisa tumbuh dan meningkatkan penghasilan para pelaku UMKM, begitu juga kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo,” terangnya saat memberikan sambutan di upacara pembukaan Bazar Ramadan 2026.
Bazar UMKM yang menjadi agenda rutin di setiap bulan suci Ramadan ini, dilengkapi pula dengan rangkaian acara hiburan seperti gebyar shalawat, penampilan musik dan dangdut religi, lomba musik banjari, lomba mewarnai dan kesenian anak, lomba dai cilik, lomba fashion show cilik, lomba drumband cilik, serta lomba musik patrol, yang akan dilakukan silih berganti di setiap harinya.
Tak hanya itu, terdapat pula berbagai wahana permainan dan area bermain anak yang disediakan di sepanjang area bazar, serta festival durian yang dilaksanakan selama sembilan hari tanpa henti. Keduanya semakin menambah semarak Bazar Ramadan 2026.
Kepala bidang pemberdayaan usaha mikro DinkopUM Kabupaten Sidoarjo, Amat Adi Subhan, mengaku bahwa kegiatan-kegiatan hiburan yang turut memeriahkan acara Bazar Ramadan ini menjadi upaya untuk menarik minat masyarakat agar hadir dan menikmati acara selama satu minggu ke depan.
“Kita kolaborasikan bersama dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat menghadirkan massa, sehingga para UMKM ini merasa dimeriahkan dengan banyaknya pengunjung yang akhirnya secara tidak langsung berdampak pada omzet pembelian,” jelasnya.
Sejalan dengan tujuan itu, antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang mulai berdatangan sejak sore hari menjelang waktu berbuka, meskipun pembukaan resmi baru dilakukan pada pukul 20.00 WIB. Para pengunjung tampak menikmati waktu untuk berburu aneka makanan dan minuman buka puasa dari puluhan stan UMKM yang ditawarkan, serta setia menanti rangkaian acara hiburan hingga malam hari.
“Acara yang ditawarkan sangat menarik, kebetulan saya datang bersama istri. Beliau antusias berbelanja produk yang dijual di sini, kalau saya lebih menikmati penampilan di panggungnya, seperti sholawatan dan tausiah dari kiai-nya. Bagi saya acara seperti ini sangat bagus sekali diadakan di momen Ramadan,” ujar Sungkono, salah satu pengunjung yang datang sejak sore hari hingga acara selesai. Ia berharap acara seperti ini dapat dilaksanakan di luar pusat kota Sidoarjo, agar pengunjung sepertinya yang berada di wilayah penyangga Kabupaten Sidoarjo dapat hadir tanpa perlu datang jauh-jauh ke pusat kota. mg6.wwn


