28.2 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat Jinakkan Api, Pemukiman Warga Selamat dari Ancaman

Gresik, Bhirawa — Kepulan asap tebal dan kobaran api mendadak membubung dari lahan kosong di Dusun Wates, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Kebakaran ilalang kering itu sempat membuat warga waswas, karena lokasinya berada tak jauh dari permukiman warga.

Api membesar dengan cepat. Tiupan angin membuat kobaran merambat melalui rumput dan ilalang yang mengering, sehingga berpotensi menjalar ke area sekitar rumah warga. Kebakaran teramati sekitar pukul 13.20 WIB oleh Ketua RT Dusun Wates, Among, yang melintas di lokasi. Api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam, lalu tersulut kembali dan merambat ke ilalang.

Warga sempat berupaya memadamkan secara mandiri, namun api terus meluas. Laporan segera disampaikan kepada aparat kewilayahan dan petugas pemadam kebakaran. Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, Serma Syahrul dan Koptu Dedy Sudjatmiko, langsung bergerak ke lokasi bersama unsur Forkopimcam, Satpol PP-Trantib Kecamatan Balongpanggang, serta petugas Damkar. Tim berupaya memutus rambatan api menuju permukiman.

Bati Tuud Koramil 0817/09 Balongpanggang, Serma Novi, menjelaskan langkah pertama adalah mengamankan area dan memprioritaskan pemadaman titik api yang paling dekat dengan rumah warga. Koordinasi juga dilakukan bersama Kasi Trantib Kecamatan Balongpanggang, Nursehat, untuk memastikan keamanan sekitar selama proses berlangsung.

Sekitar pukul 14.30 WIB, satu unit armada Damkar dari Pos Menganti tiba di lokasi, dipimpin Candra bersama empat personel. Serma Syahrul bersama jajaran Trantib, Suhartoyo dan Abu, mengarahkan petugas ke titik-titik api yang paling rawan meluas.

Berita Terkait :  Perpindahan Lokasi Alun-Alun Kepanjen Diduga Belum Disiapkan Pemangku Kebijakan

“Kami langsung fokus pada api yang dekat dengan pemukiman. Yang paling penting mencegah rambatan, karena ilalang kering dan angin membuat api mudah berpindah,” ujar Serma Syahrul.

Berkesinambungan, seluruh titik api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.40 WIB. Permukiman kembali aman. Petugas tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa bara yang menyala dan memicu kebakaran susulan.

Serma Syahrul mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi lingkungan sedang kering.

“Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Kelalaian kecil bisa menimbulkan kebakaran yang jauh lebih besar,” tegasnya.

Kecepatan warga melapor dan respons cepat aparat menjadi kunci sehingga api tidak menjalar ke pemukiman. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pembakaran sampah tanpa pengawasan dapat berubah menjadi ancaman serius.  [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!