29.3 C
Sidoarjo
Wednesday, November 4, 2026
spot_img

DPRD Tulungagung Bantu Solusi Petani Bawang Merah Terdampak Hujan

DPRD Tulungagung, Bhirawa. – Keluhan petani bawang merah di Kecamatan Sumbergempol karena panennya menurun mendapat perhatian dari DPRD Tulungagung. Mereka bakal membantu mencari solusi agar para petani bawang tersebut tidak sampai merugi.

Ketua Komisi B DPRD Tulungagung, Widodo Prasetyo, Rabu (4/11), mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung untuk mencari solusinya. “Nanti koordinasi kendalanya di mana. Apalagi ini hujannya belum maksimal,” ujarnya.

Ia menyebut apa yang menjadi kendala para petani bawang harus diidentifikasi secara jelas. “Apakah lahan mereka kebanjiran akibat hujan deras atau karena apa. Apa karena irigasinya jebol,” sambungnya.

Menuru Widodo, saat ini, tidak hanya petani bawang merah yang mengeluh akibat datangnya musim hujan. Sejumlah petani melon juga mengeluhkan yang sama.

“Petani melon di Kalidawir, puluhan hektar seperti itu. Terus di wilayah Besuki juga seperti itu. Keadaan melon mereka masih 65 persen belum matang,” paparnya.

Sebelumnya, sejumlah petani bawang merah di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol mengeluh karena lahannya terus basah dan berlumpur. Keadaan ini akibat turunnya hujan dengan intensitas yang relatif tinggi.

Sinto, salah seorang di antaranya, mengatakan hasil panen kali ini merosot jika dibanding sebelumnya. “Biasanya bisa panen 16 krat, sekarang hanya 9 – 10 krat,” katanya.

Ia pun mengeluhkan kondisi tanah di lahan pertaniannya yang berlumpur. Akibatnya, proses panen menjadi lebih sulit.

Berita Terkait :  Tingkatkan Soliditas, Lanud Abd Saleh Malang Gelar Commander's Call

“Hasil panen menjadi tidak bersih dan harus dibersihkan dulu sebelum dipasarkan. Ini karena saat dipanen tanah ikut terangkat dan menempel pada umbi,” terangnya

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung Makrus Manan, mengatakan sudah menerima laporan terkait lahan bawang merah yang terdampak hujan. Ia menyebut lahan pertanian bawang merah yang terdampak hujan di daerah tersebut seluas 2 hektar.

“Lokasi terdampak kurang lebih 2 hektar untuk bawang merah, sebagian tanaman sudah dipanen. Tanaman bawang merah ini kalau terendam terlalu lama bisa mengalami pembusukan,” tuturnya.[wed.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!