32.3 C
Sidoarjo
Sunday, November 1, 2026
spot_img

Harga Gabah di Jombang Tembus Hampir Rp8.000 Per Kilogram

Jombang, Bhirawa – Harga gabah di tingkat petani di Kabupaten Jombang masih bertahan tinggi menjelang peralihan musim kemarau menuju musim penghujan, di angka Rp7.800 hingga Rp7.900 per kilogram, atau hampir tembus angka Rp8.000 per kilogram.

Kondisi tersebut dinilai memberikan keuntungan lebih besar bagi petani dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Jombang, M. Soleh, menjelaskan, tingginya harga gabah tidak hanya terjadi di Jombang, namun juga di sejumlah daerah seperti Ngawi dan Caruban. Bahkan, harga gabah di Kabupaten Tuban dilaporkan mencapai Rp8.600 per kilogram.

Dia mengatakan, harga gabah kering sawah yang dibeli pengusaha penggilingan di Jombang dan sejumlah daerah sekitarnya berada di kisaran Rp8.200 per kilogram. Sementara harga yang diterima petani umumnya berkisar Rp7.800 hingga Rp7.900 per kilogram.

“Jadi gabah kering sawah kami ambil Rp8.200 per kilogram,” tuturnya, Minggu (01/11/2026).

“Di Ngawi, Caruban, dan Jombang berkisar segitu. Di Tuban itu sampai tembus Rp8.600 per kilogram,” imbuh dia.

Dia menjelaskan, harga Rp8.200 per kilogram merupakan nilai pembelian gabah di tingkat penggilingan. Sementara, harga di tingkat petani lebih rendah karena terdapat perbedaan tahapan transaksi dalam rantai perdagangan hasil panen.

Meski begitu, harga gabah yang mendekati Rp8.000 per kilogram tersebut dinilai cukup menguntungkan bagi petani.

Dikatakan Soleh, capaian harga saat ini tergolong tinggi dibandingkan kondisi perdagangan gabah pada tahun-tahun sebelumnya.

Berita Terkait :  Jelang HUT ke-81 RI, PLN UIT JBM Lakukan Pemeliharaan Gardu Induk di Berbagai Daerah

Di sisi lain, tingginya harga gabah juga menjadi perhatian para pengusaha penggilingan padi, karena kenaikan harga bahan baku di tingkat petani ikut memengaruhi biaya pengadaan gabah bagi pelaku usaha pengolahan beras.

Perbedaan harga gabah di sejumlah daerah sekitar Jombang juga menunjukkan adanya variasi nilai jual berdasarkan wilayah.

“Harga pembelian di Tuban yang mencapai Rp8.600 per kilogram tercatat lebih tinggi dibandingkan harga di Jombang, Ngawi, dan Caruban,” ungkapnya. [rif.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!