32.3 C
Sidoarjo
Sunday, November 1, 2026
spot_img

Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah Di Mojoagung Jombang

Jombang, Bhirawa – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menggelar pasar murah ke-218 di Alun-Alun Cemara, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang bertajuk stabilisasi harga dan daya beli masyarakat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim.

Gubernur Jatim, Khofifah dan para pejabat Pemprov Jatim menghadiri kegiatan ini. Tak ketinggalan pula, Bupati Jombang, Warsubi dan Forkompinda Jombang.

Pada pasar murah ini dihadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Menurut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa diwakilkan Kepala Bappeda Provinsi Jatim sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Provinsi Jatim, Dr. Iwan, S.Hut., M.M, terdapat tiga prioritas utama dalam pelaksanaan pasar murah kali ini.

Pertama, dalam rangka memperingati hari jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kedua, untuk stabilisasi harga, dan yang ketiga, sebagai upaya mendekatkan jangkauan masyarakat kepada kebutuhan pokok.

“Yang ketiga dalam rangka memberdayakan UMKM. Dari IKM ini juga ibu (Gubernur Khofifah) selalu merekomendasikan mana yang bisa dibawa ke dalam misi dagang antar provinsi maupun antar negara,” kata Dr. Iwan di lokasi.

Sementara barang-barang yang dijual pada pasar murah kali ini meliputi beras, telur, minyak, bawang merah, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Sebanyak 10 produk UMKM juga dilibatkan dalam setiap titik penyelenggaraan pasar murah.

“Jadi nanti kalau di akhir tahun itu, berapa ratus, berapa ribu UMKM yang diberdayakan, dan tentunya berapa masyarakat yang terlibat di dalam kegiatan ini,” imbuhnya.

Berita Terkait :  Pemkab Gresik Dorong Pelaku Kuliner Naik Kelas melalui Sertifikasi BNSP

Selain untuk menstabilkan harga, kegiatan ini juga menjadi ajang pemberdayaan UMKM, mendekatkan pemerintah kepada masyarakat, dan juga menjaga daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok sehari-hari.

“Pesan dari Ibu Khofifah kepada masyarakat, pertama ini adalah multifungsi,” ujar dia.

“Selain stabilisasi juga ada pemberdayaan. Juga ada mendekatkan kepada masyarakat, dan tentunya akan menjaga daya beli masyarakat terkait dengan kebutuhan pokok sehari-hari,” terangnya.

Pasar murah ke-218 tersebut bukan sekadar jual beli Sembako murah, namun juga menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, dengan harga terjangkau dan pelibatan UMKM lokal.

Dikatakannya, kegiatan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat daya beli warga Jombang.

Salah seorang warga yang mengunjungi pasar murah, Yuni, mengaku sangat bersyukur dengan adanya pasar murah ini.

Meski tidak mendapatkan hadiah dari undian nomer antrian, Yuni berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut.

“Berterima kasih kepada Bu Khofifah sudah mengadakan pasar murah. Tadi beli beras, ayam dan telur. Harganya sangat terjangkau dan membantu kebutuhan sehari-hari,” tutur Yuni. [rif.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!