32.3 C
Sidoarjo
Sunday, November 1, 2026
spot_img

Peringati HKN 2026, Dinkes Tulungagung Gelar Turnamen Badminton Antar Nakes

Tulungagung, Bhirawa – Puluhan tenaga kesehatan bertanding di Turnamen Badminton HKN CUP 2026. Turnamen yang berlangsung di GOR Plosokuning dan dimulai pada Jumat (30/10/2026) sampai Minggu (1/11/2026) ini digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62.

Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, Minggu (1/11/2026) siang, mengatakan Turnamen Badminton HPN Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga.

“Turnamen ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan dan memperkuat kebersamaan antar fasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Peserta pertandingan bulutangkis ini, menurut dia, merupakan karyawan rumah sakit, puskesmas, klinik dan tempat praktik mandiri. “Jadi pesertanya semua nakes (tenaga kesehatan),” terangnya.

Turnamen dibagi tiga kategori. Semuanya ganda. Yang pertama Beregu Antar Faskes (Fasilitas Kesehatan) yang diikuti 18 regu. Kemudian Liga 1 diikuti 22 pasangan atau 44 peserta dan Liga 2 diikuti 10 pasangan atau 20 peserta.

Menurut Desi, seluruh peserta di tiga kategori akan memperebutkan masing-masing gelar juara 1, juara 2, juara 3 dan juara 4.

“Penyerahan hadiah dan tropinya akan dilakukan saat acara puncak HPN 2026 yang rencananya akan digelar pada tanggal 22 November 2026 mendatang,” imbuhnya.

Pertandingan di hari terakhir, Minggu (1/11/2026), berlangsung meriah dan penuh dengan supporter. Bahkan Desi yang berpasangan dengan Kepala Puskesmas Dono sempat ikut melakukan pertandingan eksebishi dengan tim dari RSUD dr Isak Tulungagung.

Berita Terkait :  Seleksi PPAN Jatim, Kadispora Dorong Pemuda jadi Duta Bangsa Berwawasan Global

Perempuan berjilbab ini seusai pertandingan eksebisi kembali menyebut turnamen lebih dari sekadar kompetisi.  Penyelenggaraan HKN CUP 2026 merupakan bagian dari upaya mendorong budaya olahraga sebagai langkah utama dalam membangun perilaku hidup sehat di tengah masyarakat.

“Olahraga perlu menjadi bagian dari aktivitas dan kebiasaan sehari-hari, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan atau perlombaan tertentu. Melalui kegiatan ini, diharapkan insan kesehatan dapat menjadi teladan sekaligus motor penggerak dalam mengajak masyarakat untuk aktif bergerak, rutin berolahraga, serta menerapkan pola hidup sehat dan bugar,” paparnya.

Ia menyebut semangat hidup sehat tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui aktivitas olahraga, solidaritas, dan kebersamaan.

“Karena insan kesehatan yang sehat, kuat, dan kompak merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan masyarakat yang lebih sehat,” pungkasnya.  [wed.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!