27.8 C
Sidoarjo
Sunday, October 25, 2026
spot_img

BPS Catat 108.460 Jiwa Warga Sidoarjo Masih Hidup Miskin

Sidoarjo, Bhirawa. – Badan Pusat Statistik (BPS) Sidoarjo mencatat jumlah warga Kabupaten Sidoarjo yang masih hidup dibawah garis kemiskinan, per Maret 2026 sebanyak 108.460 jiwa. Sedangkan per Maret 2025 sebanyak 107.570 jiwa. Tetapi secara prosentase di tingkat Provinsi Jawa Timur ada penurunan. Karena pada tahun 2025 lalu sebesar 4.40% namun pada tahun 2026 sebesar 4.38%.

Bila di tingkat Kabupaten, kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo terendah, tetapi bila disetarakan dengan tingkat kota, kabupaten Sidoarjo masih ada dibawah sejumlah kota. Diantaranya Kota Batu, Madiun, Surabaya dan Malang.

Kepala BPS Sidoarjo, Bagyo Trilaksono mengatakan, penyampaian data kemiskinan ini sangat perlu disampaikan, agar Pemkab Sidoarjo semakin semangat dalam berbenah, menetapkan kebijakan pembangunan, yang bermanfaat bagi semua warga Sidoarjo, khususnya mengentas warga yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Disampaikan Bagyo, jumlah warga miskin di Kabupaten Sidoarjo dalam 1 dekade ini, kurun waktu 2016-2026, banyak mengalami penurunan. Dari data BPS Sidoarjo, pada Maret 2016, jumlah warga miskin sebanyak 136.790 jiwa, namun pada Maret 2026 menjadi 108.460 jiwa. Ada penurunan sebanyak 28.330 jiwa.

”Salah satu penyebab masih adanya warga miskin di Sidoarjo, karena laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Sidoarjo yang masih sangat tinggi,” kata Bagyo, belum lama ini, di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo, Subandi minta semua OPD di Pemkab Sidoarjo terus memperkuat koordinasi dalam usaha menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo.

Berita Terkait :  Ghofur Bakal Berpasangan dengan Sosa di Pilkada Lamongan

”Perlu kami sampaikan, penurunan kemiskinan di daerah, bukan semata hanya tanggung jawab Pemerintah saja, tetapi bersama – sama. Pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Subandi menyebut misalnya bisa perusahaan perusahaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo dalam bentuk CSR atau coorporate social responciblity, lembaga swadaya masyarakat, dan lembaga sosial lainnya.

Subandi juga menjelaskan, lembaga keagamaan lain seperti Baznas. Selama ini juga telah menjadi mitra Pemkab Sidoarjo dalam membantu dan mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo.

Dana sosial keagamaan dari ASN Sidoarjo dan masyarakat Sidoarjo, dikelola dan disalurkan kepada warga warga Sidoarjo yang membutuhkan. Misalnya dalam bentuk bantuan rehab rumah tidak layak huni, bantuan alat kesehatan, bantuan sosial dan bantuan ekonomi untuk warga Sidoarjo yang membutuhkannya. [kus.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!