28.2 C
Sidoarjo
Sunday, October 11, 2026
spot_img

Pelantikan Pejabat Pemkot Malang Terkatung-katung, Dewan Ingatkan Krisis Kepercayaan Publik

DPRD Kota Malang, Bhirawa. – Penundaan agenda mutasi serta pengisian jabatan kosong di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang sedianya digelar pada 2 Oktober lalu terus menuai sorotan.

Ketidakpastian jadwal pelantikan tersebut dinilai berpotensi memicu krisis kepercayaan, baik dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat luas.

Sorotan kritis tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi. Ia menilai alasan penundaan akibat adanya agenda mendadak Wali Kota ke Sekretariat Negara di Jakarta semestinya tidak berlarut-larut menghentikan proses birokrasi yang telah siap secara administratif.

“Publik termasuk jajaran ASN tentu bertanya-tanya, apa sebenarnya yang terjadi di balik terkatung-katungnya pengisian jabatan kosong maupun mutasi yang gagal dilaksanakan pada 2 Oktober lalu. Padahal, seluruh persyaratan mulai dari Surat Keputusan (SK) hingga undangan pelantikan bagi para pejabat sudah rampung,” ujar Arief Minggu (11/10) kemarin.

Menurut politisi senior ini, secara logika pemerintahan, prosesi pelantikan sudah bisa langsung dieksekusi begitu kepala daerah kembali dari agenda kedinasan di Jakarta pada awal pekan berikutnya. Ketidakhadiran kepastian dinilai memberi dampak psikologis yang kurang sehat bagi iklim kerja birokrasi.

“Logikanya, begitu Pak Wali kembali ke Malang pada hari Senin berikutnya, agenda pengambilan sumpah jabatan, pelantikan, hingga penyerahan SK sudah bisa langsung dijalankan. Kondisi yang terus tidak menentu ini dikhawatirkan memunculkan rasa ketidakpercayaan publik terhadap komitmen kepala daerah,” tegasnya.

Berita Terkait :  Kominfo Sidoarjo Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI

Arief juga menyinggung lambannya ritme pengisian posisi strategis di Pemkot Malang. Wacana pergeseran pejabat sejatinya telah bergulir sejak Juni lalu, namun realisasi pergeseran sejumlah kepala dinas hingga Sekretaris Daerah (Sekda) baru bergulir pada September.

“Saat pelantikan 2 Oktober tertunda, dijanjikan akan terlaksana dalam pekan tersebut. Namun hingga berganti pekan saat ini, belum ada kejelasan kelanjutannya. Agar kekecewaan ASN dan masyarakat tidak makin melebar, kami meminta apa yang sudah dijanjikan segera direalisasikan,” pungkas Arief.[mut.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!