32.5 C
Sidoarjo
Sunday, October 11, 2026
spot_img

Dalam Sehari, Damkar Gresik Lakukan Dua Penyelamatan: Jari Terjepit Mesin & Ular Kobra di Kamar Mandi

Gresik, Bhirawa — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik menanggapi dua kejadian penyelamatan berbeda dalam waktu berdekatan. Satu menyangkut kecelakaan kerja di Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, dan lainnya berupa evakuasi ular kobra di Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan.

Kasus pertama terjadi di tempat usaha Hotways, Jalan Kartini No. 150, Kelurahan Sidomoro. Firmansyah, seorang pekerja, sedang mengoperasikan mesin penggilingan tepung bahan baku ketika jarinya tiba-tiba terjepit di mesin. Rekan kerjanya, Rama, yang berada di bagian belakang baru menyadari kejadian saat hendak mengambil sesuatu. Melihat kondisi tersebut, Rama segera melaporkan ke Pusat Panggilan Darurat 112 Gresik yang kemudian meneruskan ke Damkar Pos Kota.

Perwira Piket Damkar Gresik, M. Nurul Haqqi, menjelaskan petugas segera membawa peralatan berupa mesin gerinda dan tang besi untuk membelah bagian mesin penggilingan secara hati-hati. Setelah berupaya beberapa waktu, mesin berhasil dipotong dan jari korban terlepas dengan selamat. Firmansyah kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Semen Gresik untuk penanganan medis lebih lanjut.

Proses evakuasi ular kobra yang ditemukan di kamar mandi rumah warga.

Kasus kedua dilaporkan dari Jalan Tunggul Wulung No. 6, RT 03/RW 01, Desa Tambakrejo. Pemilik rumah, Reyhan, terkejut saat hendak masuk ke kamar mandi dan menemukan seekor ular kobra berada di dalam ruangan. Ia segera menghubungi Call Center Damkar untuk meminta bantuan. Tim bergerak ke lokasi dan berhasil mengevakuasi ular tersebut tanpa insiden.

Berita Terkait :  Satu Dekade Alirkan Mengalirkan Energi, PLN UIT JBM Peringati HUT ke-10 dengan Santunan Anak Yatim

Nurul Haqqi menegaskan kedua peristiwa ini menunjukkan bahwa peran Damkar tidak terbatas pada penanganan kebakaran saja. “Kami juga sigap merespons berbagai situasi darurat lain, mulai dari kecelakaan kerja hingga evakuasi satwa yang berpotensi membahayakan warga,” ujarnya. Usai memastikan keadaan aman dan menghimpun data, petugas kembali ke Pos Kota untuk bersiap siaga menghadapi panggilan berikutnya. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!