Gresik, Bhirawa — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini memasuki tahun kedua. Sejumlah sekolah di Kabupaten Gresik memperketat persiapan dengan menggelar simulasi sekaligus membiasakan siswa menghadapi soal berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Simulasi menjadi langkah awal untuk mengenalkan siswa pada mekanisme TKA, mulai dari mengakses laman ujian, memasukkan identitas, hingga mengikuti alur pengerjaan soal secara daring.
Kepala SMPN 1 Gresik, Avita Prasetya, menjelaskan persiapan dilakukan secara bertahap. Selain simulasi yang telah digelar, sekolah menyiapkan tiga putaran uji coba serta pemberian pengayaan materi dan latihan soal kepada siswa.
“Kemarin sudah berlangsung simulasi dan secara umum berjalan lancar. Kegiatan ini bertujuan membiasakan siswa dengan sistem TKA yang sesungguhnya,” ujarnya.
Uji coba yang dijadwalkan pada pekan depan menjadi tahap penting untuk memetakan kesiapan siswa. Hasilnya akan dianalisis guna menentukan materi yang masih perlu diperkuat. “Nilai yang diperoleh menjadi dasar bagi guru untuk memberikan pembekalan pada hal-hal yang belum dikuasai siswa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 10 Gresik, Nur Aliyah, menyampaikan simulasi berjalan lancar, namun kemampuan siswa masih perlu didorong melalui pendampingan yang lebih intensif. Persiapan di sekolahnya tak hanya menyasar siswa kelas IX — siswa kelas VII dan VIII juga mulai dibiasakan dengan model soal yang menuntut kemampuan kognitif yang lebih tinggi.
“Perlu pembimbingan berkelanjutan, dimulai dengan membiasakan pembelajaran dan asesmen menggunakan soal HOTS. Tujuannya agar siswa terbiasa berpikir pada ranah kognitif yang lebih mendalam,” ungkap Nur Aliyah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik, Herawan Eka Kusuma, menjelaskan TKA untuk jenjang SD dan SMP tidak bersifat wajib. Meski demikian, siswa tetap diimbau untuk mengikutinya, karena hasilnya dapat menjadi pertimbangan dalam proses penerimaan jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi. Memasuki tahun kedua pelaksanaan, Dinas Pendidikan Gresik menargetkan capaian yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya, didukung persiapan yang kini dinilai lebih matang. [kim.kt]


