32 C
Sidoarjo
Tuesday, September 22, 2026
spot_img

Karhutla di Kabupaten Malang Tak Mengganggu Distribusi Air Pada Pelanggan Perumda Tirta Kanjuruhan

Kab Malang, Bhirawa – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kini sudah meluas di berbagai wilayah Kabupaten Malang. Meski kebakarannya relative cukup kecil dan bisa segera dilakukan pemadaman, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tetap melakukan kewaspadaan. Karena di musim kemarau seperti ini rawan terjadi kebakaran, seperti hutan, tanaman tebu maupun pohon bambu.

Selain itu, juga dikhawatirkan Karhutla tersebut mengganggu distribusi air bersih, karena terjadi kerusakan pipa distribusi milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang. Sebab, jaringan pipa distribusi air bersih tersebut sebagian di kawasan hutan. Seperti di kawasan hutan di wilayah Kecamatan Dampit, Tumpang, dan Pujon.

Menurut, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang Syamsul Hadi, Selasa (22/9/2026), saat dihubungi melalui telepon selulernya, bahwa dengan terjadinya Karhutla di beberapa wilayah Kabupaten Malang hingga saat ini belum ada kerusakan pada jaringan pipa distribusi air yang mengalir ke pelanggan Perumda Tirta Kanjuruhan. Meski, perusahaannya sebagian mendistribusikan air bersih dari sumber mata air di kawasan hutan milik Perhutani, tapi hingga kini belum ada gangguan. “Namun debit sumber mata airnya mulai menyusut, karena musim kemarau,” jelasnya.    

Dia menegaskan, penyusutan sumber air yang dikelola Perumda Tirta Kanjuruhan tidak hanya di kawasan hutan milik Perhutani saja, namun juga di beberapa sumber air yang mencapai 10-20 persen. Dan rata-rata proyeksi kapasitas debit air 200 meter kubik (m3), tapi yang dimanfaatkan Perumda Tirta Kanjuruhan dibawah 200 m3. Selain, pihaknya memanfaatkan sumber mata air untuk mendistribusikan kepada pelanggan, juga memanfaatkan sumur bor, salah satunya di wilayah Kecamatan Pagak, yang kini kekurangan air bersih.

Berita Terkait :  Ranperda Pengarustamaan Gender Disetujui DPRD Kota Malang

Selain itu, Syamsul melanjutkan, dalam musim kemarau ini, ada beberapa daerah yang mengalami kekeringan, sehingga jika terdapat pelanggan Perumda Tirta Kanjuruhan yang kekurangan air, maka disuplai air bersih melalui truk tangki milik Perumda.

Sementara, di wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, pihaknya sudah memasang jaringan pipa distribusi air, namun belum ada masyarakat yang memohon sebagai pelanggan Perumda Tirta Kanjuruhan. Dan untuk saat ini, di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo kekurangan air bersih, sehingga pihaknya mengirim bantuan air bersih melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.

Karena, kata dia, BPBD bertindak sebagai koordinator utama dalam penanganan darurat dan distribusi air bersih bagi warga yang terdampak bencana kekeringan. Dan melakukan pemantauan debit sumber air serta identifikasi wilayah yang paling rawan mengalami kekurangan air bersih.

“Kami menghimbau pada musim kemarau panjang ini, dan dirinya juga berharap agar pelanggan menggunakan air bersih sesuai kebutuhan. Dan jangan digunakan untuk mencuci mobil maupun sepeda motor. Karena dalam musim kemarau ini air dibatasi, sehingga pelanggan berhemat dalam pemakaian air,” pungkas Syamsul. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!