24 C
Sidoarjo
Friday, September 4, 2026
spot_img

Gelar GPM di SYIAR 2026, Pemkot Kediri Bantu Warga Dapatkan Pangan Murah

GPM Pemkot Kediri bersama BI Kediri di lokasi SYIAR 2026 di kompleks Balai Kota Kediri, Jumat (4/9).

Pemkot Kediri, Bhirawa. – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemkot Kediri bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kediri dalam gelaran Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 diserbu warga. Beras SPHP dan Minyak Kita menjadi komoditas yang paling banyak diburu hingga stoknya hampir habis sebelum pelayanan berakhir.

GPM berlangsung di Halaman Titik Nol Kota Kediri, Jumat (4/9). Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP, beras premium, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah, bawang putih serta aneka sayuran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga.

“Untuk menyediakan ketersediaan komoditas, kami menggandeng sejumlah pihak seperti Bulog, peternak, Kelompok Wanita Tani Bangun Sejahtera, PD Pasar dan swalayan di Kota Kediri,” kata Cholisudin.

Dalam GPM tersebut, disediakan beras SPHP sebanyak satu ton, beras premium 30 dos, Minyak Kita 30 kardus, minyak premium enam dos, serta telur sebanyak 150 kilogram per hari. Sementara aneka sayuran dijual sekitar Rp6.000 per bungkus.

Antusiasme warga terlihat sejak sebelum pelayanan dibuka. Beras SPHP dan Minyak Kita menjadi komoditas yang paling diminati hingga stoknya hampir habis sebelum pelayanan berakhir.

Berita Terkait :  LPS Bayar Klaim Penjaminan 88 Persen Rekening Nasabah BPR Prima Master Bank

Cholisudin mengatakan, GPM diharapkan dapat membantu daya beli masyarakat karena harga sejumlah komoditas yang dijual lebih rendah dibandingkan harga pasaran.

“Untuk pelaksanaan berikutnya, kegiatan yang hari ini kita laksanakan di Titik Nol akan dilanjutkan di Balai Kota pada hari Sabtu dan Minggu (5-6/9),” ujarnya.

Salah satu pembeli, Lutfi Mayang Sari, warga Kelurahan Balowerti, mengaku datang sebelum pelayanan dibuka untuk membeli sejumlah kebutuhan dapur, seperti telur, cabai, bawang merah dan bawang putih.

Ia mengaku cukup sering berbelanja saat GPM digelar karena harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran. Lutfi berharap kegiatan serupa terus dilakukan sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

Hal senada disampaikan Wiwin, warga Kelurahan Balowerti. Ia membeli sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, tempe dan telur.

Menurutnya, GPM cukup membantu masyarakat karena komoditas yang tersedia memiliki selisih harga dibandingkan harga di pasaran.(van,nov.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!