27 C
Sidoarjo
Monday, August 31, 2026
spot_img

ITS Padukan Bantuan Kemanusiaan dan Asesmen Infrastruktur di NTT


Surabaya, Bhirawa – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkuat penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengerahkan bantuan kemanusiaan sekaligus tim asesmen kondisi bangunan dan infrastruktur terdampak.

Pada tahap awal ITS mengerahkan dua tim untuk mendukung penanganan bencana. Tim pertama bertugas membawa dan menyalurkan bantuan kemanusiaan, sedangkan tim kedua melakukan asesmen teknis terhadap bangunan dan infrastruktur yang terdampak gempa.

Rektor ITS Prof. Dr. Bambang Pramujati asesmen diperlukan untuk memastikan kondisi bangunan pascagempa, terutama dalam menentukan bangunan yang masih aman digunakan maupun yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Karena gempa itu merusak gedung-gedung sehingga kita harus tahu kira-kira gedung apa yang sudah tidak aman digunakan. Nanti pemerintah punya informasi yang lebih pasti apa yang harus dilakukan dalam perbaikan,” kata Bambang.

Prof. Bambang menegaskan, keterlibatan ITS tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan darurat masyarakat. Keahlian akademik dan teknologi yang dimiliki ITS juga dioptimalkan untuk mendukung proses pemulihan masyarakat serta infrastruktur pascabencana.

Perwakilan Ikatan Alumni ITS (IKA ITS), Adi Dharma, menjelaskan penanganan gempa dilakukan melalui kolaborasi multipihak, selain ITS dan IKA ITS, kolaborasi juga melibatkan alumni ITS di daerah, Yayasan Manarul Ilmi (YMI) ITS, pemerintah, BPBD, BUMN, serta sejumlah mitra lainnya.

“Kolaborasi dibagi dalam jalur kemanusiaan dan teknis, jalur kemanusiaan berfokus distribusi bantuan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak, sedangkan jalur teknis melakukan rapid assessment terhadap sejumlah infrastruktur strategis,” ucapnya.

Berita Terkait :  Wali Kota Eri Ajak DPRD Surabaya Kolaborasi Dongkrak PAD dari Pajak

Adi menyampaikan tahap awal, sebanyak empat truk logistik diberangkatkan dengan target distribusi ke enam titik. “Berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan, distribusi diperluas menjadi sembilan titik yang mencakup wilayah Manggarai, Manggarai Timur hingga sejumlah wilayah di Flores,” pungkasnya.

Ia mengatakan bantuan disalurkan seperti sembako, tenda darurat, selimut, perlengkapan shelter dan permukiman sementara, obat-obatan serta logistik medis, penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di setiap lokasi.

Sementara itu, Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS Fadlilatul Taufany, S.T., Ph.D. menambahkan, penanganan bencana akan dilanjutkan melalui pengiriman tim berikutnya untuk memperluas cakupan bantuan.

“Di ITS sendiri juga akan mengalokasikan anggaran, akan mengirimkan beberapa tim lagi, tahap kedua kita akan fokus di lima kabupaten, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, Nagekeo, dan Sikka,” ujarnya.

Fadlilatul menegaskan tahap kedua, ITS akan memperkuat distribusi kebutuhan pokok dan obat-obatan serta mendirikan posko yang mendukung operasional dapur umum. Selain itu, program trauma healing juga disiapkan dengan melibatkan sivitas akademika, termasuk dari Fakultas Kedokteran dan Kesehatan.

“Paket bantuan yang disiapkan tidak hanya berupa kebutuhan pokok, tetapi juga obat-obatan dan vitamin. Jumlah bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” imbuhnya.

Dorong Donasi Berkelanjutan
Ketua Yayasan Manarul Ilmiyah (YMI) ITS, Triyanto, mengukapkan penanganan dampak gempa di NTT membutuhkan dukungan berkelanjutan, pemulihan masyarakat terdampak tidak dapat diselesaikan hanya melalui bantuan pada masa tanggap darurat.

Berita Terkait :  Amankan Nataru, PemKab Madiun-Forkopimda Gelar Rakor

Triyanto berharap dukungan dari masyarakat dapat terus meningkat sehingga kebutuhan korban gempa dapat dipenuhi secara bertahap, mulai masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.

“ITS mengintegrasikan bantuan kemanusiaan dengan dukungan keahlian teknis, distribusi logistik, asesmen infrastruktur, dukungan medis, trauma healing dan penggalangan donasi berkelanjutan menjadi bagian dari upaya ITS bersama berbagai pihak dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT,” Tambah Triyanto. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!