Sampang, Bhirawa – Kebakaran melanda lahan kering dan sebagian bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rongtengah 5, di Jalan Merapi Gang 2, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, pada Selasa (25/8/2026) siang. Dugaan sementara sumber api berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan sebelum padam, sehingga merembet ke area sekitar sekolah.
Kobaran api menyambar sebagian atap bangunan sekolah. Kejadian tersebut membuat warga sekitar panik, terutama karena api juga meluas ke lahan kering di sekitar lokasi.
Informasi kebakaran diterima Pos Damkar Sampang sekitar pukul 12.14 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 12.23 WIB dengan mengerahkan tiga armada, dua di antaranya membawa suplai air.
Kepala Damkar Sampang, H. Cocok Hadi Sutrisno, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah aktivitas membakar sampah yang kemudian ditinggal dalam kondisi belum sepenuhnya padam.
“Api kemudian merembet ke lahan dan sebagian bangunan, termasuk bagian atap SDN Rongtengah 5,” ujar H. Cocok Hadi Sutrisno.
Ali, salah seorang warga setempat, membenarkan bahwa sebagian bangunan sekolah terkena dampak. Warga yang melihat kobaran api langsung berupaya membantu dan segera menghubungi petugas Damkar.
“Api terlihat membakar lahan dan kemudian mengenai sebagian atap bangunan SDN Rongtengah 5. Warga langsung berusaha membantu supaya api tidak semakin meluas,” ungkapnya.
Petugas Damkar Sampang Tim 1 langsung melakukan pemadaman dan pembasahan di titik-titik yang terdampak. Setelah bekerja selama lebih dari satu jam, api berhasil dikendalikan dan penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 13.32 WIB.
Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Setelah memastikan api benar-benar padam dan kondisi di sekitar lokasi aman, seluruh personel serta armada Damkar meninggalkan lokasi dan tiba kembali di posko sekitar pukul 14.05 WIB.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan. Api yang semula kecil dapat dengan cepat merembet ke lahan kering maupun bangunan di sekitarnya, terlebih saat berada dekat fasilitas umum seperti sekolah. [lis.kt]



