27 C
Sidoarjo
Thursday, August 20, 2026
spot_img

Uji Gandar dan Core Drill Box Culvert Pastikan Kualitas Proyek Preservasi Jalan Simpang Empat Patih Kota Batu

Kota Batu, Bhirawa – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu melalui Kepala Seksi (Kasie) Intelijen Wisnu Sanjaya SH MH beserta jajaran menghadiri Uji Gandar dan Core Drill Box Cilvert pada pekerjaan Proyek Preservasi JlSimpang 4 PATIH (Panglima Sudirman, Trunojoyo, Indragiri, Hasanudin) Kota Batu. Kegiatan pengujian terhadap proyek yang menggunakan anggaran tahun 2026 dilaksanakan di PT LISA Concrete Indonesia, Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Pelaksanaan Uji Gandar & Core Drill Box Culvert merupakan salah satu tahapan yang berkaitan dengan pekerjaan Preservasi Jalan Simpang Empat PATIH Tahun Anggaran 2026. Dan hasil pengujian tersebut diperkirakan akan menjadi bagian dari proses evaluasi terhadap kelayakan atau kesesuaian Box Culvert yang akan digunakan.

“Dan apabila dalam pelaksanaan Uji Gandar ditemukan ketidaksesuaian terhadap persyaratan teknis, kondisi tersebut dapat berpotensi menimbulkan kebutuhan tindak lanjut dari pihak terkait, sebelum komponen box culvert digunakan dalam pekerjaan dalam pekerjaan dimaksud,” ujar Wisnu Sanjaya, Kamis (20/8/2026).

Selain dihadiri perwakilan Kejari Kota Batu, kegiatan Uji Gandar ini juga dihadiri Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Katarina Dian Nefiningtyas SSos MSi beserta Sekretaris Komisi C. Dari perwakilan Pemkot Batu hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Dr Esty Dwiastuti STSH MT beserta jajaran, Tim Direksi PPK, Konsulat Pengawas, serta Tim Penguji Independen dari Universitas Petra, Surabaya.

Diketahui, Pemkot Batu telah memulai melaksanakan pengerjaan proyek Simpang Empat PATIH. Dalam proyek ini dilakukan pelebaran jalan dan juga akan dibangun taman boulevard modern tanpa traffic light. Dan dalam pelaksanaannya, Pemkot Batu telah menyiapkan anggaran Rp10 miliar dari APBD tahun 2026 dengan waktu pengerjaan 150 hari kalender.

Berita Terkait :  JSC Dinsos Jatim Berikan Dukungan Ambulan Lokasi Ponpes Al-Khoziny

Proyek ini merupakan pelebaran jalan dan pembuatan boulevard di Simpang Empat PATIH. “Proyek ini merupakan Proyek Strategis Daerah (PSD) Kota Batu yang menghubungkan empat ruas jalan utama Kota Batu. Yaitu, Jl Panglima Sudirman, Jl Trunojoyo, Jl Indragiri, dan Jl Hasanudin yang kemudian disingkat Simpang Empat PATIH,” jelas Esty.

Sebelumnya, DPUPR Kota Batu telah melakukan monitoring  terhadap pelaksanaan PSD Preservasi Simpang Empat PATIH koridor Jl Panglima Sudirman, Jl Trunojoyo, Jl Indragiri, dan Jl Hasanudin. Hal ini dilakukan untuk mencocokkan progres aktual dengan jadwal serta Kurva S.

Saat itu monitoring dipimpin langsung Kepala DPUPR Dr Esty Dwiastuti ST SH MT bersama Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Ir Eko Setiawan ST MT IPM dan tim teknis DPUPR. Esty mengatakan bahwa monitoring ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan proyek Simpang Empat PATIH sudah sesuai kontrak, gambar rencana, spesifikasi teknis, jadwal, dan ketentuan keselamatan konstruksi.

Dengan memiliki kawasan yang semakin tertata, aman, dan mudah diakses diharapkan memperkuat daya tarik Kota Wisata Batu. “Hal ini diyakini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang bagi UMKM, pedagang, dan pelaku usaha lokal agar semakin tertata dan berkembang,” tandas Esty. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!