Kabupaten Kediri, Bhirawa. – Busana khas Kabupaten Kediri tampil di panggung nasional. Raffi Ahmad mengenakan Wdihan Kadiri Satria lengkap dengan iket Jayabhaya saat mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Senin (17/8).
Penampilan Raffi yang merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu turut membawa identitas budaya Kediri dalam agenda kenegaraan. Ia tampil mengenakan busana tersebut, sementara Nagita Slavina yang hadir bersamanya mengenakan kebaya merah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi mengapresiasi penggunaan busana khas tersebut. Menurutnya, tampilnya Wdihan Kadiri Satria di Istana Negara menjadi kebanggaan sekaligus momentum untuk memperkenalkan wastra Kediri kepada masyarakat yang lebih luas.
Mustika berharap penggunaan busana khas daerah oleh figur publik dapat ikut mendorong generasi muda untuk semakin mengenal dan bangga terhadap budaya daerahnya.” Kita berharap ini menginspirasi anak muda Kabupaten Kediri untuk lebih bangga mengenakan pakaian khas daerah,” kata Mustika, Selasa (18/8).
Wdihan Kadiri Satria merupakan salah satu busana khas Kabupaten Kediri yang telah diperkenalkan kepada masyarakat sejak periode pertama kepemimpinan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Busana tersebut digunakan dalam sejumlah agenda resmi pemerintah daerah, termasuk peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Penggunaan busana khas itu juga terlihat dalam upacara HUT ke-81 RI di Stadion Canda Bhirawa, Pare, Senin (17/8). Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan Forkopimda mengenakan pakaian khas Kabupaten Kediri.
Mustika menilai semakin banyak figur publik mengenakan wastra Kediri, semakin besar pula peluang budaya daerah tersebut dikenal masyarakat di luar Kabupaten Kediri. Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, ikut mengenakan dan memperkenalkan pakaian khas daerah. “Kita warga Kabupaten Kediri harus bangga, ikut melestarikan dan mengenalkan supaya budaya Kediri semakin dikenal luas,” pungkasnya.[van.nov.ca]


