27.4 C
Sidoarjo
Thursday, August 13, 2026
spot_img

MMTU UBAYA Bahas Inovasi Kendaraan Listrik dan Peran Teknik untuk Masa Depan Berkelanjutan

Surabaya, Bhirawa

 Fakultas Teknik Universitas Surabaya (UBAYA) sukses menggelar seminar Mechanical Manufacturing Technology Update (MMTU) yang merupakan bagian dari rangkaian Lustrum ke-40 FT UBAYA dengan tema “Engineering for Sustainable Future” baru-baru ini. Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung di Atrium Hall Lantai LG, Pakuwon Trade Center (PTC), Surabaya, FT UBAYA menegaskan bahwa kehadiran ilmu teknik memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan sehari-hari.

 MMTU menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi industri dan akademisi. Kegiatan yang diikuti siswa SMA/SMK sederajat, mahasiswa, hingga masyarakat umum ini bertujuan memberikan wawasan terbaru mengenai perkembangan teknologi manufaktur dan kendaraan listrik, sekaligus membuka gambaran peluang karier di industri mesin dan manufaktur di masa depan.

 Sesi pertama diisi oleh Ir. Bambang Tri Sasongko dari PT Mobil Anak Bangsa Indonesia (MABI). PT MABI adalah perusahaan otomotif visioner yang didirikan secara resmi pada tahun 2017 dengan visi menjadi perusahaan kendaraan listrik terkemuka di Indonesia yang membanggakan, dengan fokus mendukung pemanfaatan energi hijau, terbarukan, dan berkelanjutan.

 “Misi utama dari PT Mobil Anak Bangsa Indonesia (MABI) adalah memproduksi kendaraan listrik berkualitas tinggi yang berfokus pada kendaraan komersial. Fokusnya pada segmen komersial, niaga, dan transportasi massal. Kami mempunyai pusat produksi di Demak, Jawa Tengah. Selain itu PT MABI akan meresmikan pabrik di Pandaa Pasuruan,” jelas Bambang.

Berita Terkait :  Kemendikdasmen Perpanjang Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu

 Dalam pemaparannya, Bambang memperkenalkan inovasi desain bus listrik MABI, seperti posisi pengemudi yang dibuat lebih maju dan rendah untuk meminimalkan blind spot, serta penempatan baterai di bagian belakang untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi.

 Ditekankan juga bahwa penggunaan energi pada kendaraan listrik lebih efisien dibanding mesin bensin, dan PT MABI membuka kesempatan bagi engineer muda untuk belajar langsung melalui program pelatihan di perusahaan.

 Pada sesi kedua Dr. Ir. Susila Candra, M.T., IPM. membahas perkembangan teknik mesin dan manufaktur dari masa ke masa serta perannya dalam mendorong inovasi teknologi.

 Pada kesempatan tersebut Dosen Teknik Mesin & Manufaktur ubaya ini memperkenalkan juga Centre for Electric Vehicles Innovation (CEVI) UBAYA. CEVI merupakan wadah kolaborasi antara dosen, mahasiswa, laboran, dan mitra industri untuk mengembangkan kendaraan listrik yang inovatif dan ramah lingkungan.

 Senada dengan itu, Ketua Program Studi Teknik Mesin Dr. Ir. Yuwono Budi Pratiknyo, S.T., M.T., C.EIA., IPM., menjelaskan bahwa Prodi Teknik Mesin dan Manufaktur UBAYA mempelajari perancangan produk, perancangan proses manufaktur, hingga pengelolaan sistem produksi.

 “Ketiga bidang ini terintegrasi dalam bisnis industri manufaktur. Kami berkomitmen mengembangkan industri manufaktur masa depan berbasis Teknologi Digital dan Otomasi, sehingga produk yang dihasilkan berkualitas tinggi, diterima pasar, dan memiliki nilai jual kompetitif,” tuturnya.

 Melalui MMTU, peserta tidak hanya mengenal teknologi terbaru, tetapi juga kompetensi yang dibutuhkan dunia industri saat ini. Diharapkan kegiatan ini dapat memotivasi generasi muda untuk mengasah kemampuan teknis, kreativitas, dan inovasi agar mampu bersaing di era transformasi teknologi. Dengan semangat Lustrum ke-40, FT UBAYA menegaskan perannya sebagai institusi yang menjembatani dunia akademik dan industri untuk menciptakan solusi teknik demi masa depan yang berkelanjutan. wwn

Berita Terkait :  Ilustrasi Ghibli dari AI, Peluang atau Ancaman bagi Industri Animasi

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!