Dindik Jatim, Bhirawa – Penyegaran kepemimpinan di lingkungan SMAN Taruna milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali dilakukan. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Aries Agung Paewai melantik Elis Santi sebagai Kepala SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur, Rabu (12/8).
Elis Santi ditunjuk sebagai kepala sekolah setelah melalui proses seleksi yang berlangsung cukup panjang dan ketat. Pergantian kepemimpinan tersebut dilakukan karena kepala sekolah sebelumnya telah memasuki masa purna tugas.
Aries mengatakan, penyegaran kepemimpinan dilakukan pada tiga SMAN Taruna Jatim dalam waktu yang berdekatan. Hal tersebut menyusul berakhirnya masa tugas kepala sekolah sebelumnya.
Menurut Aries, proses penunjukan kepala SMAN Taruna berbeda dengan sekolah reguler. Seleksi dilakukan melalui proses yang panjang dan ketat serta terbuka bagi kepala SMA di Jawa Timur yang memenuhi persyaratan. “Untuk tahun ini, seleksi Kepala SMAN Taruna Jatim sudah dilakukan sejak awal 2026,” kata Aries.
Ia menjelaskan, proses seleksi tersebut dilakukan untuk mendapatkan sosok kepala sekolah yang memiliki komitmen dan integritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, prestasi, sekaligus membentuk karakter para taruna dan taruni.
“SMAN 2 Taruna Bhayangkara bukan sekolah biasa. Sekolah ini harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas pikirannya, kuat karakternya, disiplin tindakannya, luhur akhlaknya, serta besar cintanya kepada Indonesia,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aries juga menyampaikan apresiasi kepada I Ketut Renen yang sebelumnya menjalankan amanah sebagai Plt Kepala SMAN 2 Taruna Bhayangkara. Ia menilai, Ketut telah menjaga keberlangsungan sekolah selama masa transisi kepemimpinan.
Sementara kepada Elis Santi, Aries berpesan agar amanah sebagai kepala sekolah tidak hanya dimaknai sebagai tugas memimpin, tetapi juga membesarkan dan meningkatkan daya saing sekolah. “Saya tidak menitipkan sekolah ini hanya untuk dipimpin. Saya menitipkan sekolah ini untuk dibesarkan,” tegasnya.
Aries berharap SMAN 2 Taruna Bhayangkara semakin diperhitungkan, tidak hanya karena kedisiplinannya, tetapi juga melalui prestasi peserta didik, karakter alumni, kualitas guru, dan budaya sekolah.
Ia menargetkan lulusan SMAN 2 Taruna Bhayangkara mampu melanjutkan pendidikan ke Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi TNI, sekolah kedinasan, perguruan tinggi terbaik di Indonesia, hingga perguruan tinggi dunia.
“Prestasi tanpa karakter akan kehilangan arah. Disiplin tanpa keteladanan akan kehilangan makna. Dan kecerdasan tanpa integritas tidak akan melahirkan pemimpin besar,” katanya.
Karena itu, Aries mengajak jajaran kepolisian, kepala sekolah, guru, pengasuh, komite, dan orang tua untuk membangun sinergi dalam mendidik para taruna. Pendidikan, kata dia, harus mengedepankan ketegasan dan disiplin tanpa meninggalkan pendekatan humanis serta kasih sayang.
“Kita adalah satu tim. Didik anak-anak kita dengan ketegasan, tetapi tetap humanis; disiplin, tetapi tidak kehilangan kasih sayang; kompetitif, tetapi tetap menjunjung persaudaraan,” ujarnya.
Aries juga meminta para taruna dan taruni meningkatkan target dan semangat belajar. Menurutnya, mereka harus mempersiapkan diri sebagai generasi yang mampu mengambil peran sebagai pemimpin masa depan. “Kalian berada di sekolah ini bukan untuk menjadi anak muda yang biasa-biasa saja. Kalian sedang dipersiapkan menjadi generasi pemimpin,” pesannya.
Pelantikan Elis Santi menjadi bagian dari rangkaian penyegaran kepemimpinan di tiga SMAN Taruna Jawa Timur. Sebelumnya, Aries juga melantik Kepala SMAN Taruna Madani Jawa Timur di Pasuruan dan Kepala SMAN 1 Taruna Pamong Praja Jawa Timur.
Pelantikan dan pengambilan sumpah Kepala SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur turut dihadiri jajaran Polda Jawa Timur dan Polresta Banyuwangi, pejabat Dindik Jatim, kepala sekolah, komite sekolah, pengasuh, guru dan tenaga kependidikan, serta para taruna dan taruni SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur. [ina.wwn]


