27.6 C
Sidoarjo
Friday, August 14, 2026
spot_img

Pemkot Probolinggo Dorong Anak Keluarga Miskin Tetap Sekolah


Kota Probolinggo, Bhirawa – Persoalan pendidikan anak dari keluarga penerima manfaat (KPM) tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik. Tekanan ekonomi juga dapat meningkatkan risiko anak kehilangan akses pendidikan hingga menghadapi perkawinan pada usia yang belum semestinya.

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari menilai pendidikan memiliki posisi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi anak-anak yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Prestasi itu penting untuk masa depan. Kegiatan ini menjadi bekal bagi anak-anak untuk menatap masa depan. Pendidikan merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan,” tutur Ina saat kegiatan Cerdas Cermat Hak Anak Tahun 2026 yang digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo, Kamis (13/8), di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo.

Sebanyak 87 siswa SMP dari keluarga penerima manfaat mengikuti kegiatan tersebut. Selain berkompetisi, para peserta mendapatkan ruang untuk mengenali hak anak sekaligus mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri.

Kepala Dinsos PPPA Kota Probolinggo Siti Romlah mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek prestasi. Pemerintah juga berupaya menjaga agar persoalan ekonomi keluarga tidak berujung pada putus sekolah maupun perkawinan anak.

“Peserta tidak hanya diajak mengikuti perlombaan, tetapi juga diberikan ruang untuk belajar, memahami hak-haknya, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas serta menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” ujar Siti.

Berita Terkait :  Sepakati Percepatan Administrasi Kependudukan di Kota Kediri

Menurut dia, penguatan pemenuhan hak anak menjadi bagian penting untuk memastikan anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh kesempatan berkembang dan melanjutkan pendidikan.

Wawali Ina juga menegaskan agar anak tidak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena kondisi ekonomi keluarganya. Menurutnya, lingkungan di sekitar anak juga memiliki peran untuk memastikan mereka dapat belajar dan mengembangkan potensi.

“Tidak boleh ada anak yang tertinggal karena kemiskinan, tidak ada anak yang kehilangan pendidikan, dan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk berkembang,” tegasnya.

Salah satu peserta, Salman dari Sekolah Rakyat Kota Probolinggo, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan pengalaman sekaligus kesempatan untuk mengasah kemampuan.

“Saya senang dan bangga bisa mengikuti kegiatan ini karena mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan. Saya juga bersyukur keluarga mendapat perhatian dari pemerintah sehingga kondisi ekonomi keluarga semakin membaik dan saya bisa bersekolah dengan layak,” ungkap Salman.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Retno Fajar Winarti, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries Santoso, Kepala Dinsos PPPA Siti Romlah, sejumlah kepala OPD, camat serta TP PKK Kota Probolinggo. [fir.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!