Plt Bupati Baharudin memamerkan hasil panen holtikultura berupa sayuran yang kemudian dibagikan pada pengunjung di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Kamis (6/8).
Tulungagung, Bhirawa. – Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, meminta para kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung, camat dan seluruh pihak yang terkait pengelolaan pangan untuk menjamin kemantapan ketahanan pangan. Khususnya di Kabupaten Tulungagung.
Permintaan ini disampaikan saat membuka Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan Kabupaten Tulungagung di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Kamis (6/8).
“Kami mengharapkan kepada para kepala OPD, camat dan seluruh pihak yang terkait dengan pengelolaan pangan agar senantiasa secara bersama-sama melakukan upaya-upaya maksimal untuk tetap menjamin kemantapan ketahanan pangan. Khususnya di Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.
Saat ini, menurut dia, kondisi ketahanan pangan di Tulungagung dalam kondisi bailk. Stok ketersediaan pangan mayoritas surplus dan harga komoditas pangan relatif stabil.
“Tingkat inflasi Tulungagung (YOY) sebesar 2,23 persen. Sementara Jatim 2,87 persen dan nasiomal 2,88 persen. Ini menunjukkan kondisi ketahanan pangan di Tulungagung cukup bagus dan tidak terpengaruh ancaman krisis pangan krisis global,” paparnya.
Namun demikian kondisi tersebut tidak boleh sampai membuat semuanya lengah. Harus tetap melakukan upaya maksimal untuk menjamin keberlangsungan kemantapan ketahanan pangan.
Sebelumnya, mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung ini membeberkan jika ketahanan pangan sangat berpengarus pada kondisi ipoleksosbudhankam (ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan).
“Kalau kebutuhan pokok tercukupi, situasi bisa dikendalikan,” katanya.
Karena itu, lanjut dia, ketahanan pangan harus dijaga dan bisa mandiri. Tidak sampai ketergantungan dengan negara lain.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Sony Welli Ahmadi, menyatakan penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat mampu memberikan pelayanan pada masyarakat. “Utamanya, penyediaan bahan pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau,” katanya.
Ia membeberkan pelaksanaan membuka Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan Kabupaten Tulungagung akan berlangsung sampai Sabtu (8/8). Dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB.
“Ada 43 stand. Terdiri dari produsen pangan, BUMN pangan, gapoktan, dinas teknis dan partisipasi dari seluruh kecamatan. Selain juga dari IKM dan UKM bidang pangan,” pungkasnya. [wed.hel].



