Jombang, Bhirawa – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tahun 2026, seorang pelukis asal Jombang, Lukman Hakim atau Cak Luk membuat lukisan para muassis NU. Beberapa waktu terakhir ini, dia membuat sejumlah lukisan tentang muassis NU. Beberapa di antaranya bahkan telah terjual.
Salah satu lukisan muassis NU yang kini tengah digarap oleh Cak Luk yakni lukisan berukuran besar. Di dalamnya terdapat 15 tokoh muassis NU.
Di antaranya adalah tokoh-tokoh seperti Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, Syaikhona Kholil Bangkalan, KH Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri, dan juga KH Ridwan Abdullah, tokoh yang membuat logo NU. Lukisan ini tengah berproses dan saat ini mencapai 60 persen.
“Lukisan ini tentang muassis NU. Jadi pendiri-pendiri awal NU,” kata Cak Luk di sela aktivitasnya menyelesaikan lukisan muassis NU berukuran besar, di studio lukisnya Sabrang Art Studio di Dusun Tanggungan, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Sabtu (1/8/2026).
Cak Luk menyebutkan, pembuatan lukisan-lukisan muassis NU ini merupakan bentuk respon dirinya sebagai seorang seniman lukis tentang rencana akan dilaksanakannya event besar Muktamar NU ke-35 di Jombang.
“Kami sebagai masyarakat Jombang, terutama kaum nahdliyin, sangat antusias sekali menyambut muktamar ini,” tutur Cak Luk.
“Dengan cara sebisa mungkin saya sebagai seniman lukis, saya akan melukis tokoh-tokoh muassis NU. Selama ada muktamar, akan saya proses melukis tokoh-tokoh muassis NU,” ungkap Cak Luk.
Selain membuat lukisan besar, Cak Luk juga membuat beberapa lukisan berukuran kecil. Seperti lukisan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.
“Insyaallah sudah ada 8 lukisan. Insyaallah masih tambah lagi,” ujar Cak Luk.
Cak Luk berharap, pada momentum Muktamar NU ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dapat terjalin kerjasama atau sinergi dengan panitia muktamar.
“Entah dalam bentuk pameran atau lelang (lukisan),” ucap Cak Luk. [rif.kt]


