Kab Malang, Bhirawa – Kabupaten Malang kini sudah berdiri Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) yang berada di wilayah Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, yang saat ini sudah dimulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dalam pembukaan MPLS tersebut telah dihadiri Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa, yang sekaligus meresmikan pembukaan MPLS bagi para siswa baru SRT, pada Jumat (31/7).
Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya operasional SRT Kabupaten Malang 1 sekaligus penggunaan fasilitas pendidikan baru yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon pengembangan pendidikan di wilayah Malang Selatan, Kabupaten Malang. Sebanyak 323 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA mulai mengikuti MPLS sebagai langkah awal memasuki kehidupan belajar di sekolah berasrama. Melalui MPLS, para peserta didik dikenalkan pada lingkungan sekolah, sistem pembelajaran, tata tertib, serta pembinaan karakter yang menjadi bagian dari konsep pendidikan SRT.
Bupati Malang HM Sanusi, Minggu (2/8), kepada Bhirawa menyampaikan, Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang digagas sebagai langkah strategis pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Sekolah ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu guna menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah Kabupaten Malang. Kegiatan pembukaan MPLS Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa juga melakukan peninjauan fasilitas asrama, ruang kelas, dan laboratorium, serta penyerahan bantuan perlengkapan sekolah secara simbolis kepada para siswa baru.
Dia mengatakan, Gubernur Jawa Timur saat itu telah menyampaikan bahwa SRT merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak bangsa untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Dengan diresmikan operasional SRT, maka dirinya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) yang menghadirkan SRT Jatim 4 di Kabupaten Malang.
“Karena keberadaan sekolah tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Malang Selatan,” tuturnya.
Dengan adanya SRT di wilayah Kabupaten Malang, lanjut Sanusi, tentunya dirinya menyambut baik kehadiran SRT Jatim 4. Dirinya berharap sekolah ini mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang siap mendukung keberlangsungan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas. Dengan dimulainya operasional SRT Kabupaten Malang 1, dan pelaksanaan MPLS bagi 323 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA, diharapkan semakin banyak anak-anak yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang berkualitas.
“Kehadiran sekolah ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemprov Jatim, dan Pemkab Malang dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya. [cyn.kt]


