30.6 C
Sidoarjo
Monday, July 27, 2026
spot_img

Sambut Muktamar NU, MA-UWH Tambakberas Ubah Ruang Pendidikan Jadi Penginapan Nyaman

Jombang, Bhirawa – Menyambut pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tahun 2026, sejumlah fasilitas pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, mulai berbenah. Salah satunya yakni Madrasah Aliyah Unggulan KH Abd Wahab Hasbullah (MA-UWH) yang dipersiapkan menjadi tempat penginapan bagi para peserta muktamar.

Dua gedung tiga lantai milik MA-UWH kini tidak hanya dipandang sebagai ruang belajar, namun juga dipersiapkan untuk hunian sementara yang nyaman bagi para muktamirin.

Sejumlah fasilitas terus dilengkapi agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi tamu-tamu NU yang akan hadir pada agenda muktamar.

Muktamar NU ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 menjadikan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang sebagai salah satu pusat kegiatan dan akomodasi peserta.

Dalam skema penginapan yang disiapkan panitia, MA-UWH dipercaya menjadi Tower A, salah satu dari sembilan tower yang diperuntukkan bagi para muktamirin.

Persiapan di MA-UWH dilakukan secara bertahap. Ruang-ruang yang akan digunakan mulai ditata dan diperbaiki dengan konsep yang mengedepankan kenyamanan.

Fasilitas seperti pendingin ruangan, jaringan internet wifi, serta penambahan toilet menjadi bagian dari pembenahan agar para peserta merasa nyaman.

Kepala MA-UWH, Faizun Amir, menuturkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan peserta muktamar. Rapat konsolidasi panitia internal juga telah digelar pada Minggu sore (26/07) di Kampus B MA-UWH. Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah memastikan seluruh kebutuhan dapat terpenuhi.

Berita Terkait :  Skandal Kredit Fiktif Bank Jatim, DPRD Desak Pansus

Faizun Amir mengatakan, MA-UWH akan menjadi tempat tinggal bagi sekitar 190 peserta muktamar. Para muktamirin tersebut bakal ditempatkan di Gedung A dan Gedung B MA-UWH.

“Yang gedung B baru selesai 2024 kemarin. Lokasinya hanya 100 meter timur dari gedung A sini,” kata Faizun Amir, Senin (27/07).

Dikatakannya, kedua gedung tersebut memiliki total 19 kamar yang tersebar di lantai satu, dua, dan tiga. Gedung A sendiri telah berdiri sejak 2014, sedangkan Gedung B merupakan bangunan baru yang selesai pada 2024.

Demi meningkatkan kelayakan fasilitas, pihak madrasah akan melakukan sejumlah perbaikan. Selain pengecatan ulang agar gedung terlihat lebih segar, setiap ruangan juga akan dilengkapi pendingin ruangan serta fasilitas sanitasi tambahan.

Bagi keluarga besar MA-UWH, persiapan tersebut bukan sekadar pekerjaan teknis, namun bagian dari bentuk penghormatan kepada para tamu yang hadir di tanah perjuangan pendiri NU, KH Abdul Wahab Hasbullah.

“Para muktamirin itu hakikatnya adalah tamunya Mbah Wahab Hasbullah. Jadi kita-kita cucunya harus menyambut baik para tamu tersebut,” tuturnya.

Faizun Amir menegaskan, MA-UWH siap memberikan rasa aman dan nyaman selama para peserta muktamar berada di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas. Sejumlah guru MA-UWH juga terlibat sebagai bagian dari kepanitiaan lokal Muktamar NU. “Termasuk saya yang ditunjuk jadi Wakil Ketua Panitia Lokal Tambakberas,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MA-UWH, Randi Setyawan, bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada lembaganya.  Meski MA-UWH tergolong masih relatif baru, seluruh unsur madrasah siap menjalankan amanah sebagai bagian dari penyelenggaraan Muktamar NU ke-35.  “Insyaallah fasilitas dan panitia internal siap menjalankan tugas ini,” ujarnya.

Berita Terkait :  DPRD Jatim Ungkap Strategi Dongkrak Wisata 13 Daerah Usai Beroperasinya Bandara Dhoho

Ketua Umum Yayasan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang sekaligus Ketua Panitia Lokal Muktamar NU ke-35, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq menjelaskan, konsep akomodasi peserta muktamar dilakukan dengan memanfaatkan berbagai fasilitas pendidikan yang berada di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan mitra.

Sebanyak enam titik penginapan telah disiapkan untuk menampung peserta muktamar. Seluruh lokasi tersebut telah melalui proses survei dan mendapat persetujuan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Dengan estimasi peserta mencapai 3370 orang, panitia menerapkan sistem akomodasi terpadu melalui pemanfaatan 314 ruangan yang tersebar di 16 gedung sekolah dan kampus.

Fasilitas yang disiapkan mencakup MA Unggulan KH Abd Wahab Hasbullah (Gedung A, B1, B3, dan aula besar), kompleks MMA Enam Tahun Kampus 1, 2, dan 3, MI Bahrul Ulum, MAN 3 Tambakberas dengan 62 ruangan, serta MTsN 3 Tambakberas yang menyediakan 13 ruang ber-AC dan 52 ruang reguler.

Panitia juga mengoptimalkan fasilitas Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) melalui Gedung A, B1, F, C, serta Rusunawa Gedung D. Kampus IAIBAFA turut dilibatkan dengan menyediakan 25 ruangan khusus bagi para kiai dan pengurus Nahdlatul Ulama.

“Seluruh lokasi penginapan tersebut terbagi dalam enam titik strategis di sekitar kompleks pesantren. Kelayakan fasilitas telah dipastikan melalui survei langsung oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),” pungkas Gus Rozaq. [rif.kt]

Berita Terkait :  Serap Aspirasi, Anggota Fraksi PPP Giat Petani Sampang

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!