28.1 C
Sidoarjo
Thursday, July 23, 2026
spot_img

Dindik Jatim Gandeng BOKE Technology, Siapkan 5.000 Guru SMK Kuasai AI dan Animasi


Malang, Bhirawa – Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur terus memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi dengan BOKE Technology Shanghai, China. Setelah melakukan kunjungan industri ke perusahaan tersebut beberapa waktu lalu, kini Dindik Jatim menerima kunjungan tim BOKE ke tiga SMK unggulan bidang animasi, yakni SMKN 4 Malang, SMKN 2 Singosari, dan SMKN 12 Surabaya, pada 22-23 Juli 2026.

Melalui kerja sama ini, BOKE Technology menawarkan program Game+ Education yang berfokus pada penguatan kompetensi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi guru dan siswa SMK.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, mengatakan perkembangan teknologi digital dan AI harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar kualitas pembelajaran di sekolah semakin baik serta lulusan SMK mampu menjawab kebutuhan industri global.

“Perkembangan teknologi, khususnya AI, berlangsung sangat cepat. Karena itu peningkatan kompetensi guru dan siswa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Kami ingin memastikan pembelajaran di SMK selalu mengikuti perkembangan industri sehingga lulusan Jawa Timur memiliki daya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan dunia kerja global,” ujar Aries usai mendampingi kunjungan BOKE Technology di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) SMKN 2 Singosari, Rabu (22/7).

Menurut Aries, kerja sama ini juga menjadi bentuk kesiapan Jawa Timur dalam menyambut transformasi pendidikan berbasis teknologi. Program pelatihan yang ditawarkan BOKE diharapkan mampu memperkuat kompetensi guru produktif sekaligus mempercepat implementasi AI dalam proses pembelajaran di SMK.

Berita Terkait :  Penyempurnaan Ruang Museum, Mas Dhito Minta Kantor Satpol PP Pindah

Pada tahap awal, BOKE Technology akan memberikan pelatihan kepada 5.000 guru produktif, khususnya pada kompetensi keahlian animasi. Pelatihan direncanakan berlangsung secara daring mulai Agustus 2026, sebelum materi tersebut diterapkan kepada para siswa.

Selain membahas program pelatihan, kunjungan BOKE Technology juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung karya-karya animasi hasil produksi siswa SMK di Jawa Timur. Aries menegaskan kualitas karya siswa SMK Jatim tidak kalah dengan lulusan sekolah kejuruan di luar negeri.

“Mereka datang untuk membuktikan sendiri kualitas anak-anak SMK kita. Faktanya, karya yang dihasilkan luar biasa. Bahkan sebagian produk yang dibuat siswa sudah setara dengan karya di tingkat perguruan tinggi. Ini menjadi bukti bahwa lulusan SMK Jawa Timur memiliki kemampuan yang sangat kompetitif, khususnya di bidang animasi,” katanya.

Sementara itu, Vice President of Public Affairs BOKE Technology, Wang Chen, mengaku terkesan dengan kemampuan siswa SMK di Jawa Timur. Menurutnya, kualitas karya yang ditampilkan menjadi salah satu alasan perusahaan memperluas kerja sama dengan sekolah kejuruan di Indonesia.

Ia menjelaskan program Game+ Education dirancang untuk memperkenalkan teknologi AI dalam proses pembuatan gim, webtoon, novel digital, hingga short drama. Melalui pelatihan tersebut, peserta yang sebelumnya belum memiliki dasar pengembangan gim pun dapat menghasilkan produk digital dalam waktu singkat.

“Setelah pelatihan, peserta akan memiliki kesempatan mengikuti kompetisi desain AI di China. Dari kompetisi tersebut nantinya akan dipilih talenta-talenta terbaik yang berpeluang direkrut industri,” ujar Wang Chen.

Berita Terkait :  Libatkan Mahasiswa, Harjo Seputro Peneliti di Balik Paten Pertama Untag Surabaya

Ia menambahkan seluruh materi pelatihan akan disampaikan kepada guru terlebih dahulu sebelum diterapkan kepada siswa. Selain itu, hasil karya siswa nantinya juga akan dipublikasikan melalui platform digital internasional agar memiliki kesempatan dikenal lebih luas.

Wang Chen mengatakan Jawa Timur menjadi provinsi pertama yang dipilih sebagai mitra kerja sama di Indonesia karena melihat komitmen Dindik Jatim dalam mengembangkan pendidikan vokasi berbasis teknologi.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membantu sekolah di Jawa Timur memiliki materi pembelajaran AI yang terus diperbarui sesuai standar industri internasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan kompetisi global bagi para siswa,” pungkasnya. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!