Kota Probolinggo, Bhirawa – Pemerintah Kota Probolinggo mulai meluncurkan Super Aplikasi B-Link sebagai pintu masuk berbagai layanan digital dan informasi pemerintahan. Meski telah resmi diperkenalkan, integrasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) ke dalam sistem tersebut ditargetkan baru rampung secara bertahap hingga akhir 2026.
Peluncuran B-Link dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan PPID Award 2026, Jumat (17/7), yang menjadi ajang evaluasi keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan B-Link dikembangkan untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi milik OPD sehingga masyarakat nantinya cukup menggunakan satu aplikasi untuk mengakses beragam layanan pemerintah.
“Ini baru kita launching. Ke depan akan terus dikembangkan sehingga seluruh informasi pemerintahan dapat terintegrasi dalam satu aplikasi,” katanya.
Selain sebagai pusat informasi, aplikasi tersebut juga dirancang terhubung dengan dashboard pemerintahan dan command center yang disiapkan di Gedung Meteor. Pemerintah juga menargetkan pembangunan sekitar 300 kamera pengawas (CCTV) hingga akhir 2026 yang akan terintegrasi dengan command center.
Namun, dalam sesi tanya jawab, sejumlah wartawan menyoroti belum optimalnya keterbukaan data pemerintah. Dashboard data yang pernah diperkenalkan sebelumnya dinilai belum menampilkan informasi yang diperbarui sehingga belum dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimal.
Menanggapi hal itu, Aminuddin mengakui sistem tersebut masih dalam tahap pengembangan. Menurutnya, seluruh OPD ditargetkan telah terkoneksi ke dalam dashboard pada akhir 2026, sementara penyempurnaan data publik dilakukan secara bertahap.
“Rumahnya sudah ada, pintunya sudah mulai kita buka. Isinya akan dilengkapi secara bertahap sesuai perkembangan digital di masing-masing OPD,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga menargetkan penyempurnaan jaringan fiber optik hingga 2028 serta pembangunan sekitar 30 titik super koridor internet pada akhir tahun ini guna mendukung layanan digital di seluruh wilayah kota.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Probolinggo, Lucia Aries Yulianti, menjelaskan B-Link sudah dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store. Aplikasi tersebut mengintegrasikan berbagai layanan, mulai administrasi kependudukan, kesehatan, informasi pemerintahan hingga pariwisata.
Menurut Lucia, dashboard yang saat ini tersedia masih digunakan untuk kebutuhan internal pimpinan daerah. Adapun dashboard yang dapat diakses publik masih dalam tahap penyusunan karena pemerintah masih melakukan pemilahan data yang dapat dipublikasikan.
Pada kesempatan yang sama, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur Elis Yusniyawati mengapresiasi capaian Kota Probolinggo yang memperoleh nilai 97,60 dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dengan predikat Informatif.
Meski demikian, pengembangan B-Link dan dashboard publik menjadi pekerjaan rumah pemerintah agar komitmen keterbukaan informasi dapat diwujudkan melalui akses data yang lebih luas, cepat, dan mudah bagi masyarakat. [fir.kt]


