27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 15, 2026
spot_img

Diskominfo Kota Malang Gelar Pelatihan Desain Grafis dari Jalur Pokir

Pemkot Malang, Bhirawa. – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memacu peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan menggelar pelatihan desain grafis guna memperkuat promosi produk di era digital.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengungkapkan, pelatihan ini merupakan wujud konkret realisasi aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Malang. Menurutnya, keterampilan visual saat ini menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku usaha lokal.

“Usulan yang muncul dari bawah adalah pelatihan desain grafis. Keterampilan ini menjadi media yang sangat penting untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dalam memperkenalkan produk-produknya kepada pasar yang lebih luas,” ujar Wahyu Hidayat, Rabu (15/7).

Wahyu memaparkan, desain grafis bukan sekadar membuat tampilan visual yang estetis. Lebih dari itu, kemasan visual yang matang merupakan sarana komunikasi untuk membangun branding (identitas produk) serta mengerek kepercayaan konsumen. “Melalui desain grafis yang baik, pelaku UMKM dapat menyampaikan cerita dan keunggulan produknya. Ketika tampilannya menarik, orang akan penasaran, mengenal, hingga akhirnya membeli produk tersebut,” jelasnya.

Melalui pelatihan praktis ini, ia berharap para peserta bisa langsung mengaplikasikan ilmunya untuk mendongkrak daya saing produk lokal Kota Malang di jagat digital. Di sisi lain, orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang ini juga melayangkan apresiasi tinggi kepada legislatif yang telah mengawal ketat aspirasi warga hingga menjadi program kerja yang aplikatif.

Berita Terkait :  Emil Ajak Kader Demokrat Sidoarjo Kawal Kemenangan Pilgub dan Pilbup

“Kami berterima kasih kepada anggota DPRD Kota Malang yang telah memperjuangkan usulan program ini. Harapannya, pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi masyarakat untuk mandiri, memperkuat promosi UMKM, dan ujungnya adalah peningkatan perekonomian daerah,” pungkas Wahyu.

Kolaborasi apik antara Pemkot Malang, Diskominfo, dan DPRD ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem UMKM yang adaptif teknologi. Sehingga, produk-produk asli Bhumi Arema tidak hanya jago kandang, melainkan mampu bersaing sengit di kancah regional maupun nasional.[mut.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!