Kediri, Bhirawa – Pemerintah Kota Kediri resmi mengoperasikan Gedung I RSUD Gambiran, Selasa (14/7). Kehadiran gedung baru tersebut diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan bagi masyarakat.
Peresmian dilakukan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melalui pemotongan pita, penandatanganan prasasti, pemakaian atribut layanan Si Antar Obat, pelepasan burung, dan penanaman pohon. Usai seremoni, wali kota meninjau sejumlah fasilitas di Gedung I, termasuk laboratorium cath lab, serta berdialog dengan pasien.
Vinanda mengatakan gedung baru tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan di Kota Kediri. Menurutnya, tambahan fasilitas akan memperluas jenis pelayanan yang dapat diakses masyarakat.
“Dengan adanya gedung baru ini kami berharap kapasitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat dan akses terhadap layanan kesehatan semakin luas. Tadi kami melihat langsung banyak layanan baru yang telah dibuka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, RSUD Gambiran memiliki sejarah panjang sebagai rumah sakit yang telah melayani masyarakat sejak masa kolonial Belanda pada 1875 dan berkembang menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah eks-Karesidenan Kediri sejak 1928. Karena itu, pembangunan Gedung I dinilai bukan sekadar penambahan fasilitas, tetapi juga melanjutkan pengabdian rumah sakit kepada masyarakat.
Menurutnya, Gedung I menjadi simbol transformasi pelayanan kesehatan menuju sistem yang lebih modern, lengkap, cepat, serta mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pasien.
Berbagai layanan kini dipusatkan di gedung tersebut, mulai dari unit hemodialisis dengan kapasitas lebih besar, rehabilitasi medik, poliklinik rawat jalan, medical check up terpadu, layanan psikologi, bedah plastik, ruang rawat inap, hingga ruang perawatan VIP dan VVIP.
Meski demikian, Vinanda mengingatkan peningkatan fasilitas fisik harus diimbangi kualitas pelayanan. Ia menekankan bahwa masyarakat akan lebih mengingat keramahan petugas, kecepatan layanan, profesionalisme tenaga kesehatan, serta kepedulian terhadap pasien dibanding kemegahan bangunan.
“Semoga dengan bertambahnya kapasitas dan fasilitas pelayanan ini, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin mudah, waktu tunggu pelayanan semakin baik, dan derajat kesehatan masyarakat Kota Kediri terus meningkat,” katanya.
Direktur RSUD Gambiran Aditya Bagus Djatmiko menjelaskan pembangunan Gedung I diselesaikan dalam waktu sekitar tujuh hingga delapan bulan. Sebelum diresmikan, bangunan tersebut telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sekitar dua bulan lalu dan mulai beroperasi secara bertahap melalui soft launching selama kurang lebih tiga bulan terakhir.
Menurut Aditya, perkembangan teknologi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan rumah sakit sehingga RSUD Gambiran terus berupaya menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami yakin Gedung I ini akan mampu memberikan layanan yang kompetitif, paripurna, dan komprehensif. Di lantai dua juga tersedia layanan medical check up terpadu atau one stop service sehingga masyarakat tidak perlu berpindah-pindah lokasi pemeriksaan,” ujarnya. [van.nov.kt]


