31.1 C
Sidoarjo
Tuesday, July 14, 2026
spot_img

Pemuda Desa Gedangan Ikuti Sosialisasi Toleransi Bersama Mahasiswa Untag Surabaya


Gresik, Bhirawa – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG Surabaya) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program ini difokuskan pada sosialisasi toleransi yang menyasar kalangan pemuda desa sebagai upaya memperkuat kerukunan sosial di tengah keberagaman.

Kegiatan dikemas dalam bentuk presentasi menggunakan media PowerPoint, sehingga materi tersampaikan lebih jelas dan terstruktur. Peserta yang hadir terdiri dari remaja remaja warga Gedangan. Sebelum pemaparan, mereka mengikuti pretest untuk mengetahui pemahaman awal tentang toleransi. Setelah itu, mahasiswa menyampaikan materi dengan visualisasi slide, contoh kasus sehari-hari, serta diskusi bersama. Di akhir kegiatan, dilakukan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah sosialisasi. Respon peserta sangat positif. Para pemuda aktif berdiskusi dan menyampaikan pandangan mereka tentang pentingnya sikap saling menghargai. Suasana penuh kebersamaan menunjukkan bahwa nilai toleransi dapat ditanamkan melalui komunikasi terbuka dan metode pembelajaran yang menarik.

Menurut Salsabila Ratu Kencana Syahrani, S.Psi., M.Psi, selaku dosen pembimbing lapangan, kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi generasi muda. “Semoga dengan adanya sosialisasi toleransi ini dapat menambahkan pemahaman para pemuda tentang pentingnya menghargai perbedaan, sehingga tercipta suasana yang damai dan harmonis di Desa Gedangan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Moch Rizki Eko W, perwakilan mahasiswa UNTAG Surabaya. “Kami merasa kegiatan ini membuka wawasan baru. Dengan adanya sosialisasi toleransi, kami jadi lebih paham bagaimana cara menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat,” katanya. Program pengabdian masyarakat ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen UNTAG Surabaya dalam mendukung pembangunan sosial. Melalui pengabdian masyarakat bertema toleransi, mahasiswa menunjukkan peran aktif generasi muda sebagai agen perdamaian dan persatuan bangsa.

Berita Terkait :  Peringati Hari Guru, Kadindik Sematkan Satyalencana Karya Satya untuk 450 Guru

Sebagai penutup, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan nilai toleransi yang ditanamkan dapat terus berkembang dan menjadi fondasi kuat bagi generasi muda Desa Gedangan dalam membangun masa depan yang harmonis. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!