Jember, Bhirawa – Semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dirayakan dengan cara berbeda di Kabupaten Jember. PC GP Ansor Kencong bersama PC Lesbumi Kencong, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember, resmi membuka Muharram Art Fest 2026 di Gedung Jember Nusantara, Senin (13/7/2026).
Festival seni yang berlangsung hingga 19 Juli 2026 itu menghadirkan pameran lukisan bertema Muharram sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi seniman, pelajar, santri, dan masyarakat untuk merayakan nilai-nilai hijrah melalui seni, budaya, dan kebersamaan.
Selama sepekan, berbagai kegiatan akan digelar, mulai dari Lomba Kaligrafi Kontemporer tingkat Tapal Kuda, Lomba Melukis tingkat Jawa-Bali, Lomba Mewarnai bagi siswa TK/RA se-Kabupaten Jember, hingga forum diskusi Ngaji Seni Budaya yang membahas relasi Islam, tradisi, dan karya seni.
Puncak acara akan digelar pada 19 Juli 2026 melalui lelang lukisan karya seniman Susmiadi ST atau yang dikenal dengan nama “Shoez” serta KH Maimun Thoha.
Tak sekadar menjadi ajang apresiasi karya seni, lelang tersebut juga memiliki misi sosial. Sebagian hasil penjualan lukisan akan dialokasikan untuk mendukung pembangunan Kantor PC GP Ansor Kencong sebagai pusat kaderisasi, pelayanan masyarakat, serta pengembangan aktivitas kepemudaan dan kebudayaan.
Ketua PC GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin, mengatakan Muharram merupakan momentum hijrah yang tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk dalam cara memandang seni dan budaya.
“Muharram adalah momentum hijrah. Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi juga berpindah menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk dalam cara kita memandang seni dan budaya. Ansor meyakini bahwa seni adalah bahasa peradaban,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam lelang lukisan sebagai bentuk gotong royong mewujudkan pembangunan Kantor PC GP Ansor Kencong yang diharapkan menjadi rumah pengabdian bagi kader dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua PC Lesbumi Kencong, Sayid, menegaskan bahwa Muharram Art Fest bukan hanya sekadar pameran seni, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan nilai-nilai budaya, pendidikan, dan dakwah.
“Melalui Muharram Art Fest, kami ingin menunjukkan bahwa seni dapat menjadi media dakwah yang menyejukkan sekaligus membangun kepedulian sosial. Puncaknya nanti adalah lelang lukisan sebagai gerakan gotong royong untuk pembangunan kantor GP Ansor Kencong,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember, para seniman, sponsor, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.
Ke depan, PC GP Ansor Kencong bersama PC Lesbumi Kencong berharap Muharram Art Fest dapat menjadi agenda budaya tahunan di Jember.
Selain memperkuat ekosistem seni dan budaya, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, memperluas ruang dakwah yang inklusif, serta mengukuhkan Jember sebagai salah satu pusat kreativitas seni dan budaya di Jawa Timur. [geh.kt]


