31.1 C
Sidoarjo
Tuesday, July 14, 2026
spot_img

Kadinkes Tulungagung Beri Edukasi Kesehatan Remaja di MPLS SMAN 1 Kedungwaru

Tulungagung, Bhirawa – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, memberikan edukasi kesehatan bagi murid baru di SMAN 1 Kedungwaru, Selasa (14/7). Pemberian edukasi tersebut dilakukan dalam kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di sekolah tersebut.

“Kami dari Dinkes Kabupaten Tulungagung secara serentak berperan serta dalam MPLS dengan memberikan edukasi terkait kesehatan pada siswa baru,” ujar Kadinkes Desi Lusiana usai menyampaikan edukasi kesehatan di Aula SMAN 1 Kedungwaru.

Ia menyebut tidak hanya murid baru di SMAN 1 Kedungwaru saja yang mendapat edukasi kesehatan. Tetapi, semua murid baru di seluruh lembaga pendidikan mulai TK sampai tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan MPLS di pekan ini.

“Ini bentuk bermitra kami dengan seluruh sekolah dalam MPLS, termasuk SMAN 1 Kedungwaru dan itu tidak hanya dilakukan oleh Dinkes, tetapi juga semua Puskesmas di seluruh wilayah Tulungagung dalam berperan serta di MPLS,” tuturnya.

Desi Lusiana mengungkapkan di SMAN 1 Kedungwaru, dirinya menyampaikan edukasi kesehatan di antaranya terkait penyakit HIV/AIDS, kesehatan reproduksi remaja dan stunting. “Selain juga kami selipkan bullying . Kenapa begitu, karena banyaknya kasus bullying,” tandasnya.

Menurut perempuan berjilbab ini kasus bullying sudah menjadi perhatian khusus dari Dinkes Kabupaten Tulungagung dan harapannya tidak terjadi lagi. “Kami pun berharap para siswa baru ketika sekolah di SMA itu menjadi kenangan yang terindah. Bukan kenangan terburuk, karena trauma kejadian bullying,” sambungnya.

Berita Terkait :  Resmikan SPPG Ngepeh, Bupati Madiun Tegaskan Pentingnya Layanan Gizi

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kedungwaru, Khabib Sholeh, mengapresiasi dan senang dengan pemberian edukasi kesehatan oleh Dinkes Kabupaten Tulungagung bagi murid baru di kegiatan MPLS. Terlebih yang disampaikan termasuk materi edukasi tentang penyakit diabetes.

“Penyampaian edukasi kesehatan yang berhubungan dengan penyakit diabetes itu penting, karea banyak anak-anak muda yang masih sekolah kena diabetes bahkan gagal ginjal,” katanya.

Khabib berharap dengan penyampaian materi kesehatan dari Dinkes Kabupaten Tulungagung membuat murid baru dapat memahami dan menjaga kesehatannya. Apalagi, SMAN 1 Kedungwaru punya program Adiwiyata dalam pengurangan minuman instan dan itu dimulai dari kantin sekolah.

“Senangnya lagi, kami akan merealissaikan rencana kerjasama dengan Dinkes terkait semacam duta kesehatan. Nanti ada sebanyak 30 anak (murid) dilibatkan. Mereka akan dilatih selama dua hari. Dan anak ini yang akan menyosialisasikannya pada teman-temannya,” pungkasnya.  [wed.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!