25.6 C
Sidoarjo
Sunday, July 12, 2026
spot_img

Polres Pasuruan Gembleng Karakter 340 Murid MAN 1

Kasi Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, hadir sebagai pemateri utama di MPLS di MAN 1 Pasuruan.

Bentengi Siswa Baru dari Kenakalan Remaja

Pasuruan, Bhirawa. – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan dikemas berbeda. Tak sekadar mengenalkan ruang kelas dan fasilitas sekolah, sebanyak 340 siswa baru madrasah ini langsung digembleng mental dan karakternya oleh aparat kepolisian.

Bertempat di Aula MAN 1 Pasuruan pada Sabtu (11/7), ratusan siswa yang terbagi dalam 12 kelas itu mendapatkan pembekalan khusus dari Polres Pasuruan. Mengusung tema besar ‘Disiplin’, kegiatan itu dibidik menjadi fondasi awal untuk mencetak generasi muda yang berintegritas dan bebas dari jerat kenakalan remaja.

Kasi Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno yang hadir sebagai pemateri utama menyampaikan disiplin bukan sekadar kepatuhan kaku, melainkan modal utama untuk meraih cita-cita. Di hadapan para siswa, ia mengingatkan setiap tindakan di masa muda akan menentukan masa depan mereka.

”Disiplin yang kita tanamkan hari ini akan menjadi bekal saat kalian melangkah ke jenjang kehidupan yang lebih jauh. Apa yang kalian lakukan hari ini akan kembali kepada diri kalian sendiri, baik manfaat maupun konsekuensinya,” papar IPTU Joko Suseno.

Joko menguraikan, kebiasaan positif harus dipupuk dari hal-hal paling sederhana. Mulai dari menghargai waktu, menaati tata tertib sekolah, menghormati orang tua dan guru, hingga bertanggung jawab atas setiap tindakan.

Berita Terkait :  Kritis Membaca Kampanye Bangga Buatan Indonesia

Karakter-karakter dasar inilah yang dinilai ampuh menjadi benteng pertahanan bagi remaja agar tidak terjerumus ke dalam tindakan melanggar hukum.

”Jangan pernah berurusan dengan pelanggaran hukum di tingkat mana pun. Disiplinkan diri, sikap, dan cita-cita kalian. Kesuksesan itu lahir dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari,” imbuhnya memotivasi.

Langkah proaktif Polres Pasuruan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak madrasah. Guru Bidang Kesiswaan MAN 1 Pasuruan, Heri S menyatakan sinergi antara lembaga pendidikan dan kepolisian sangat krusial dalam menekan angka kenakalan remaja yang kerap mengintai usia sekolah.

Heri tidak menampik pendekatan dari pihak eksternal, khususnya aparat penegak hukum, sering kali memberikan dampak psikologis yang lebih kuat bagi para siswa ketimbang nasihat rutin dari internal sekolah.

”Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Terkadang ketika siswa hanya dinasihati guru namun tidak semuanya didengar dan diindahkan,” ungkap Heri.

Maka, pihaknya berharap, Korps Bhayangkara bisa lebih sering menyambangi sekolah untuk memberikan edukasi hukum dan motivasi. Sehingga siswa tidak hanya mengenal lingkungan fisik madrasah, tetapi juga pulang membawa nilai kedisiplinan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

”Dengan karakter yang kuat, kami optimistis mereka mampu meraih prestasi maksimal, menjaga nama baik sekolah, serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” kata Heri. [hil.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!