Sidoarjo, Bhirawa. – Dalam HUT nya ke-48 du tahun 2026 ini, PDAM Sidoarjo mendapat sorotan keras dari Bupati Sidoarjo Subandi, karena saat ini cakupan pelanggan BUMD Sidoarjo masih sangat rendah.
Dalam apel akbar HUT PDAM Sidoarjo, Senin (6/7) kemarin, Subandi menegaskan, persoalan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Perumda Delta Tirta. Dirinya mengatakan cakupan layanan pelanggan PDAM, saat ini baru mencapai sekitar 35 persen saja.
”Ini menunjukkan masih banyak masyarakat di Sidoarjo yang belum menikmati layanan air bersih dari perusahaan daerah ini,” tegasnya dalam apel HUT PDAM Sidoarjo itu.
Maka diperintahkan harus ada langkah strategis untuk memperluas jaringan layanan agar manfaat Perumda Delta Tirta dapat dirasakan lebih luas oleh warga Sidoarjo. Warga Desa Pagerwojo dan warga Desa Entalsewu Kecamatan Buduran, membenarkan evaluasi Bupati Subandi ini.
Hariyono, seorang mantan PNS Sidoarjo, warga Desa Pagerwojo mengatakan dirinya mulai masuk menjadi PNS Sidoarjo awal tahun 90 an, hingga pensiun sebagai PNS tahun 2024 lalu, di desanya belum tersentuh jaringan air bersih PDAM Sidoarjo.
”Kami menagih janji, pada pertengahan 2024 lalu, infonya ada pemasangan jaringan air bersih, sampai sekarang tidak ada apa-apa, berita itu hanya memberi harapan palsu alias bohong,” komentarnya.
Warga di lingkungan RT nya sempat diminta mengumpulkan foto copy KTP. Sampai sekarang tidak ada tanda tanda akan ada pemasangan jaringan air bersih.
Menurut mantan PNS Sidoarjo ini, kondisi di desa Pagerwojo ini sangat ironos dengan sejumlah komplek perumahan yang ada di Desa Pagerwojo. Di komplek perumahan itu malah dengan gampang terailiri jaringan air bersih.
Padahal jarak antara Desa Pagerwojo dengan pusat PDAM Sidoarjo, kata Hariyono, tidak sampai 1 kilometer. Tetapi kenapa sampai bertahun-tahun tidak ada perluasan jaringan air bersih PDAM
”Apa warga desa dianggap tidak mampu membayar bulanan PDAM?,” katanya.
Hariyono membenarkan dan mendukung Bupati Subandi yang dengan tegas dan terus terang mengevaluasi kinerja para pimpinan PDAM Sidoarjo selama ini.
Keluh kesah juga diutarakan oleh warga Desa Entalsewu Kecamatan Buduran. Desa yang bersebelahan dengan Desa Pagerwojo. Warga desa yang kebetulan berprofesi sebagai PNS juga mengkritik kinerja dari PDAM Sidoarjo selama ini.
”Ini peluang, kesempatan, banyak warga desa yang pingin mendapat layanan jaringan air bersih, kok malah tidak dihiraukan sama sekali,” komentar seorang PNS Sidoarjo, yang masih aktif sampai saat ini. [kus.fen]


