24.5 C
Sidoarjo
Tuesday, July 7, 2026
spot_img

Diduga Tertemper KA, Polsek Rejotangan Tulungagung Evakuasi Pria Meninggal di Rel

Tulungagung, Bhirawa. – Polsek Rejotangan melakukan evakuasi jasad seorang pria yang diduga tertemper KA Brawijaya, Selasa (7/7) dini hari. Evakuasi dilakukan di jalur rel KM 140 Desa Buntaran Kecamatan Rejotangan.

Kapolsek Rejotangan, AKP Kasianto, mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 02.30 WIB. Selanjutnya personel Polsek Rejotangan kemudian langsung menuju lokasi bersama petugas terkait untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

”Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 01.41 WIB petugas jaga perlintasan kereta api JPL 223 melihat seorang laki-laki berjalan di atas rel kereta api dari arah barat menuju timur. Saksi berupaya memperingatkan agar yang bersangkutan turun dari rel kereta api, namun peringatan tidak diindahkan,” tuturnya.

AKP Kasianto juga menuturkan karena peringatannya tidak diindahkan, kemudian petugas perlintasan menghubungi petugas JPL 222 untuk melakukan pemantauan melalui kamera pengawas (CCTV). Namun karena kondisi malam yang gelap, keberadaan orang ini tidak dapat dipastikan.

Setelah itu, sekitar pukul 01.56 WIB, Pusat Pengendalian Operasi (PUSDAL) menginformasikan melalui radio adanya kecelakaan kereta api di wilayah Desa Buntaran. Kepala Stasiun Rejotangan bersama petugas kemudian melakukan pengecekan di lokasi.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan seorang pria tanpa identitas dalam keadaan meninggal dunia setelah tertemper KA Brawijaya Nomor 38 relasi Gambir-Malang. Belakangan, setelah dilakukan identifikasi pria tanpa identitas itu diketahui bernama Muhammad Faisal Arifin, warga Kademangan, Blitar. Diduga pria tersebut sedang mengalami depresi.

Berita Terkait :  Perkuat Kajian Hukum Keamanan Siber Internasional, FH UB Gandeng Perusahaan Teknologi Rusia

Dari TKP, Polsek Rejotangan dapat mengamankan barang bukti, yakni berupa satu sobekan kaos berwarna hitam yang diduga dikenakan korban saat kejadian.

Polsek Rejotangan mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel kereta api selain untuk kepentingan yang diperbolehkan, serta selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi peraturan di kawasan perkeretaapian guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa. [wed.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!